Akhir Pekan Berdarah di Myanmar, 114 Tewas dalam Aksi Protes Damai

Minggu, 28 Maret 2021 - 07:49 WIB
loading...
Akhir Pekan Berdarah...
Sebanyak 114 orang tewas dalam aksi protes paling berdarah di Myanmar pada akhir pekan kemarin sejak demonstrasi anti meletus. Foto/ABC.net.au
A A A
NAYPYITAW - Sebanyak114 warga sipil tewas di seluruh Myanmar pada Sabtu kemarin ketika junta militer terus menindak dengan keras aksi protes damai anti kudeta. Pembunuhan yang terjadi di 44 kota besar dan kecil di seluruhMyanmar itu akan menjadi hari protes paling berdarah sejak kudeta militer terjadi bulan lalu.

Menurut outlet berita independen, Myanmar Now, di antara mereka yang tewas dilaporkan adalah seorang gadis berusia 13 tahun. Korban ditembak di rumahnya setelah angkatan bersenjata junta melepaskan tembakan di daerah pemukiman Meikhtila, di wilayah Mandalay. Korban termasuk di antara 20 anak di bawah umur yang tewas sejak dimulainya protes.

Seorang anak laki-laki yang dilaporkan oleh media lokal berusia 5 tahun termasuk di antara setidaknya 29 orang tewas di Mandalay. Sedikitnya 24 orang tewas di Yangon, kata Myanmar Now, menurut Reuters.

"Hari ini adalah hari yang memalukan bagi angkatan bersenjata," kata Dr. Sasa, juru bicara CRPH, kelompok anti-junta yang dibentuk oleh anggota parlemen yang digulingkan, kepada sebuah forum online seperti dilansir dari CNN, Minggu (28/3/2021).

Sementara itu, salah satu dari dua lusin kelompok etnis bersenjata Myanmar, Serikat Nasional Karen, mengatakan telah menyerbu sebuah pos militer dekat perbatasan Thailand, menewaskan 10 orang - termasuk seorang letnan kolonel - dan kehilangan salah satu pejuangnya sendiri, Reuters melaporkan.

Baca juga: Para Jenderal Rayakan Hari Militer Myanmar, 50 Demonstran Dihabisi

Seorang juru bicara militer tidak menanggapi panggilan dari kantor berita yang meminta komentar tentang pembunuhan oleh pasukan keamanan atau serangan pemberontak di posnya.

"Mereka membunuh kami seperti burung atau ayam, bahkan di rumah kami," kata Thu Ya Zaw di pusat kota Myingyan, di mana sedikitnya dua pengunjuk rasa tewas, menurut Reuters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Infografis
Profil Humaira Asghar...
Profil Humaira Asghar Ali, Artis Pakistan yang Tewas di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved