Prancis Tuding Inggris Lakukan 'Pemerasan' Atas Pasokan Vaksin

Sabtu, 27 Maret 2021 - 11:14 WIB
loading...
Prancis Tuding Inggris...
Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis Jean-Yves le Drian. Foto/The Arab Weekly
A A A
PARIS - Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis menuding Inggris melakukan "pemerasan" atas penanganan terhadap ekspor vaksin COVID-19 di tengah ketegangan yang berlangsung terkait rantai pasokan.

Menlu Prancis Jean-Yves le Drian ditanyai apakah Uni Eropa (UE) telah 'ditipu' dengan mengirimkan jutaan dosis ke Inggris sementara peluncurannya tersendat.

Dia mengatakan blok tersebut seharusnya tidak membayar harga untuk program vaksinasi Inggris, yang jauh lebih sukses daripada 27 negara anggota UE.

Le Drian mengkritik pendekatan Downing Street untuk membeli dan memasok vaksin, menunjukkan Inggris berada di bawah tekanan karena tidak memiliki cukup dosis untuk suntikan kedua.

"Inggris sangat bangga dapat memvaksinasi dengan baik dengan dosis pertama kecuali mereka memiliki masalah dengan dosis kedua," kata Le Drian kepada radio France Info.

Baca juga: Varian 'Mutan Ganda' Virus COVID-19 Ditemukan di India

"Kami tidak bisa memainkan pemerasan. Saya berharap kita akan mencapai kesepakatan, tidak masuk akal untuk memiliki perang vaksin antara Inggris dan Eropa," imbuhnya.

"Kamu tidak bisa bermain seperti ini, sedikit pemerasan, hanya karena kamu terburu-buru untuk membuat orang divaksinasi dengan suntikan pertama, dan sekarang kamu sedikit cacat karena kamu tidak memiliki yang kedua,' ujarnya seperti dikutip dari Metro.co.uk, Sabtu (27/3/2021).

Le Drian tidak merinci apa yang merupakan 'pemerasan' tetapi awal pekan ini, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memperingatkan bahwa kontrol ekspor UE dapat berdampak negatif terhadap investasi di negara-negara anggota.

"Saya akan dengan lembut menunjukkan kepada siapa pun yang mempertimbangkan blokade, atau gangguan rantai pasokan, bahwa perusahaan dapat melihat tindakan tersebut dan menarik kesimpulan tentang apakah masuk akal untuk melakukan investasi masa depan di negara-negara di mana blokade sewenang-wenang diberlakukan," ujarnya kepada komite penghubung di Westminster.

UE sebelumnya mengancam akan melarang perusahaan farmasi mengekspor vaksin virus Corona ke Inggris dan negara-negara pemasok lain sampai mereka memenuhi pengiriman yang dijanjikan ke blok itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
Kortas Tipidkor Polri...
Kortas Tipidkor Polri Limpahkan 3 Perkara Korupsi ke Kejagung
Rudi Margono Jadi Plt...
Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus, Ini Rekam Jejak Pemikirannya tentang Perampasan Aset
Alarm Bahaya untuk Argentina...
Alarm Bahaya untuk Argentina Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved