Ramai-ramai Perkosa Seorang Ibu di Depan Anaknya, 2 Pria Dihukum Mati

Senin, 22 Maret 2021 - 10:31 WIB
loading...
Ramai-ramai Perkosa...
Dua pria di Pakistan memerkosa seorang Ibu secara beramai-ramai di depan kedua anaknya. Kedua pelaku dijatuhi hukuman mati. Foto/Ilustrasi SINDOnews.com
A A A
LAHORE - Pengadilan di Pakistan menjatuhkan hukuman mati terhadap dua pria atas tuduhan memerkosa seorang Ibu secara beramai-ramai di depan dua anaknya di tepi jalan raya. Kasus ini telah memicu protes nasional, di mana publik menuntut undang-undang antipemerkosaan yang lebih keras.

Vonis mati dijatuhkan pengadilan pada Sabtu pekan lalu. Korban merupakan perempuan berkebangsaan Prancis-Pakistan.

Baca juga: Iran Hendak Serang Pangkalan Fort McNair, Ingin Habisi Jenderal AS

Korban diserang pada September tahun lalu di depan anak-anaknya yang masih kecil di pinggir jalan raya setelah mobilnya kehabisan bahan bakar di dekat kota selatan Lahore.

Publik Pakistan semakin marah setelah seorang kepala polisi wilayah setempat justru memarahi korban karena mengemudi di malam hari tanpa pendamping laki-laki.

"Mereka berdua dijatuhi hukuman mati," kata Chaudhry Qasim Arain, pengacara untuk kedua terdakwa, kepada AFP setelah sidang vonis, yang dilansir Minggu (21/3/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi...
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir
Rekomendasi
Uruguay Tersandera Dokumen...
Uruguay Tersandera Dokumen Pesawat, FIFA dan Maskapai Saling Lempar Tanggung Jawab
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Resepsi Jennifer Coppen...
Resepsi Jennifer Coppen dan Justin Hubner Curi Perhatian, Tema Kartu Remi Bikin Salfok
Berita Terkini
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved