Silakan Pilih: China dan Jepang Ultimatum Warga Negara Ganda

Selasa, 16 Maret 2021 - 15:26 WIB
loading...
A A A
Menurut laporan berita CTV, warga negara ganda Kanada dan China yang dipenjara di Hong Kong dipaksa untuk memilih antara dua negara mereka. Keputusan ini, menurut CTV News, berarti mereka akan kehilangan hak mereka untuk mempertahankan residensi di Hong Kong jika mereka menyatakan diri mereka sebagai Kanada - tetapi menyatakan diri mereka orang China akan mengesampingkan bantuan di masa depan dari pemerintah Kanada.

"Masalah kewarganegaraan ganda ini selalu dipersenjatai oleh Partai Komunis China untuk menekan perbedaan pendapat dan menggunakannya untuk mengkriminalkan individu yang mereka anggap sebagai bahaya bagi rezim," kata aktivis Cherie Wong, Direktur Eksekutif Aliansi Grup Advokasi Kanada Hong Kong kepada CTV yang dinukil Insider, Selasa (16/3/2021).

Sementara itu, Jepang juga memperkuat kebijakan anti kewarganegaraan ganda pada bulan Januari, ketika pengadilan Tokyo menjunjung tinggi larangannya terhadap mereka yang memegang beberapa kewarganegaraan. Warga negara Jepang yang memegang kewarganegaraan ganda diminta untuk memilih satu paspor pada ulang tahun ke-22 mereka.

Baca juga: Merespons Inggris, China Tidak Akui Paspor BNO Warga Hong Kong

Reuters melaporkan bahwa kasus itu, dibawa oleh penggugat Jepang yang tinggal di Eropa yang berusaha mempertahankan kewarganegaraan mereka bahkan setelah mengambil kewarganegaraan asing, telah digugurkan pada Januari. Kasus ini dibawa ke pengadilan dengan harapan bahwa Jepang akan memberikan penggugat kewarganegaraan ganda, meskipun ada kekhawatiran negara atas perpajakan dan perlindungan diplomatik.

"Saya harus kehilangan kewarganegaraan Jepang saya sebelum saya pergi belajar di sebuah universitas di Jepang," salah satu penggugat, Yuki Shiraishi, kepada Reuters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved