Silakan Pilih: China dan Jepang Ultimatum Warga Negara Ganda
Selasa, 16 Maret 2021 - 15:26 WIB
loading...
Warga negara Jepang yang memegang kewarganegaraan ganda diminta untuk memilih satu paspor pada ulang tahun ke-22 mereka. Foto/Insider
A
A
A
BEIJING - China dan Jepang memberikan peringatan kepada warganya yang berkewarganegaraan ganda untuk menentukan sikap terkait kewarganegaraannya.
Sikap keras ditunjukkan oleh China kepada warganya yang berkewarganegaraan ganda. Warga China kini didorong untuk melaporkan orang-orang yang secara diam-diam memiliki dua paspor karena toleransi nol Beijing untuk kewarganegaraan ganda.
Baru-baru ini, warga ganda di Hong Kong diberi tahu pada bulan Februari bahwa mereka tidak akan menerima perlindungan konsuler.
Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam mengambil sikap garis keras terhadap kewarganegaraan ganda bulan lalu ketika dia mengatakan bahwa penduduk keturunan China lahir di kota atau daratan akan dianggap sebagai warga negara China. Lam menambahkan bahwa kebijakan ini akan ditegakkan dengan ketat, dan Hong Kong akan, dengan ekstensi, tidak berhak atas perlindungan konsuler Inggris.
Baca juga: Sentimen Anti-China Menguat, Taipei Minta Perusahaan Mereka di Myanmar Kibarkan Bendera Taiwan
Keputusan ini terjadi setelah Beijing mengumumkan bahwa negara itu tidak akan lagi mengenali paspor nasional Inggris di luar negeri sebagai dokumen perjalanan atau bentuk identifikasi yang sah.
Sikap keras ditunjukkan oleh China kepada warganya yang berkewarganegaraan ganda. Warga China kini didorong untuk melaporkan orang-orang yang secara diam-diam memiliki dua paspor karena toleransi nol Beijing untuk kewarganegaraan ganda.
Baru-baru ini, warga ganda di Hong Kong diberi tahu pada bulan Februari bahwa mereka tidak akan menerima perlindungan konsuler.
Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam mengambil sikap garis keras terhadap kewarganegaraan ganda bulan lalu ketika dia mengatakan bahwa penduduk keturunan China lahir di kota atau daratan akan dianggap sebagai warga negara China. Lam menambahkan bahwa kebijakan ini akan ditegakkan dengan ketat, dan Hong Kong akan, dengan ekstensi, tidak berhak atas perlindungan konsuler Inggris.
Baca juga: Sentimen Anti-China Menguat, Taipei Minta Perusahaan Mereka di Myanmar Kibarkan Bendera Taiwan
Keputusan ini terjadi setelah Beijing mengumumkan bahwa negara itu tidak akan lagi mengenali paspor nasional Inggris di luar negeri sebagai dokumen perjalanan atau bentuk identifikasi yang sah.
Lihat Juga :