Zalmay Khalilzad, Sang Penyambung Lidah AS dan Taliban
Selasa, 16 Maret 2021 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Khalilzad lahir di Mazar-i-Sharif, Afghanistan dan dibesarkan di ibu kota negara, Kabul. Dia adalah etnis Pashtun dari suku Noorzai.
Dia memulai pendidikannya di sekolah umum Ghazi Lycée di Kabul. Dia pertama kali menghabiskan waktu di AS sebagai siswa pertukaran sekolah menengah di Ceres, California dengan AFS Intercultural Programs. Kemudian, ia meraih gelar sarjana dan masternya dari American University of Beirut, Lebanon.
Baca: Perwakilan AS dan Petinggi Taliban Kembali Bertemu di Doha
Dirinya menerima gelar doktornya di Universitas Chicago, di mana dia belajar dekat dengan Albert Wohlstetter, seorang pemikir dan ahli strategi pencegahan nuklir terkemuka. Wohlstetter memberi Khalilzad kontak di dalam pemerintah.
Dari 1979 hingga 1989, Khalilzad bekerja sebagai Asisten Profesor Ilmu Politik di Sekolah Urusan Internasional dan Publik Universitas Columbia. Selama itu, ia bekerja erat dengan Zbigniew Brzezinski, arsitek Operasi Siklon administrasi Carter untuk mendukung mujahidin, yang menolak invasi Uni Soviet ke Afghanistan.
Pada tahun 1984, Khalilzad menerima beasiswa Dewan Hubungan Luar Negeri selama satu tahun untuk bergabung dengan Kementerian Luar Negeri AS, di mana dia menjadi penasihat di Biro Timur Dekat dan Asia Selatan, yang dipimpin oleh Richard W. Murphy.
Baca: Patung Buddha yang Dihancurkan Taliban Hadir Lagi dalam Proyeksi 3D
Dia memulai pendidikannya di sekolah umum Ghazi Lycée di Kabul. Dia pertama kali menghabiskan waktu di AS sebagai siswa pertukaran sekolah menengah di Ceres, California dengan AFS Intercultural Programs. Kemudian, ia meraih gelar sarjana dan masternya dari American University of Beirut, Lebanon.
Baca: Perwakilan AS dan Petinggi Taliban Kembali Bertemu di Doha
Dirinya menerima gelar doktornya di Universitas Chicago, di mana dia belajar dekat dengan Albert Wohlstetter, seorang pemikir dan ahli strategi pencegahan nuklir terkemuka. Wohlstetter memberi Khalilzad kontak di dalam pemerintah.
Dari 1979 hingga 1989, Khalilzad bekerja sebagai Asisten Profesor Ilmu Politik di Sekolah Urusan Internasional dan Publik Universitas Columbia. Selama itu, ia bekerja erat dengan Zbigniew Brzezinski, arsitek Operasi Siklon administrasi Carter untuk mendukung mujahidin, yang menolak invasi Uni Soviet ke Afghanistan.
Pada tahun 1984, Khalilzad menerima beasiswa Dewan Hubungan Luar Negeri selama satu tahun untuk bergabung dengan Kementerian Luar Negeri AS, di mana dia menjadi penasihat di Biro Timur Dekat dan Asia Selatan, yang dipimpin oleh Richard W. Murphy.
Baca: Patung Buddha yang Dihancurkan Taliban Hadir Lagi dalam Proyeksi 3D
Lihat Juga :