Kesepakatan Ekstradisi China Mengkhawatirkan Etnis Uighur di Turki

loading...
Kesepakatan Ekstradisi China Mengkhawatirkan Etnis Uighur di Turki
Etnis Uighur berunjuk rasa di Istanbul, Turki, 8 Maret 2021. Foto/REUTERS
ISTANBUL - Ratusan wanita di Istanbul, Turki , berunjuk rasa mengecam perlakuan China terhadap Uighur di Xinjiang.

Nursiman Abdurasit menangis memikirkan ibunya yang dipenjara di Xinjiang dan khawatir etnis Uighur seperti dia di Turki suatu hari nanti akan dipulangkan berdasarkan kesepakatan ekstradisi.

Beijing menyetujui perjanjian ekstradisi antara kedua negara pada Desember. Kesepakatan itu menunggu ratifikasi parlemen Ankara.

Baca juga: Gertak Iran, Bomber B-52 AS dan F-15 Israel Berkeliaran di Atas Teluk Persia

Para aktivis itu mewakili 40.000 orang Uighur yang tinggal di Turki untuk menyuarakan penderitaan mereka.



Lihat infografis: Terancam, AS Kerahkan AN/TWQ-1 Avenger di Suriah dan Irak

Nursiman Abdurasit datang ke Turki untuk belajar pada 2015 dan kehilangan kontak dengan keluarganya empat tahun lalu.

Lihat infografis: Tentara Myanmar Takut dengan Pakaian Dalam Perempuan

Musim panas lalu dia menemukan orang tua dan dua saudara laki-lakinya telah dijatuhi hukuman penjara yang lama karena dicurigai melakukan “kegiatan terkait terorisme” yang tidak disebutkan.

"Saya telah hidup dengan pengetahuan bahwa ibu saya berada di pusat penahanan selama empat tahun terakhir, mengalami penindasan," ujar dia dalam protes memperingati Hari Perempuan di pinggir laut Istanbul, dekat konsulat China.



Wanita berusia 32 tahun berkerudung itu mengatakan dia mengingat Hari Perempuan Internasional adalah hari paling membahagiakan bagi ibunya, ketika keluarga akan memberinya hadiah, sampai ibunya menerima hukuman penjara 13 tahun.

Di sekitar Nursiman, 1.000 kerumunan orang mengangkat foto kerabat yang hilang dan mengibarkan bendera biru-putih, lambang gerakan kemerdekaan Turkestan Timur, nama yang mengacu pada gerakan tersebut di Xinjiang.

Para pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan satu juta warga Uighur dan Muslim lainnya ditahan di pusat-pusat penahanan di wilayah Xinjiang, China barat laut.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top