Lagi-lagi, Rudal Houthi Serang Israel Membuat Jutaan Warga Zionis Berlarian
loading...

Ilustrasi serangan rudal Houthi Yaman ke wilayah Israel. Houthi kembali menyerang Israel dengan rudal balistik pada Senin malam. Foto/Houthi Military Media
A
A
A
TEL AVIV - Kelompok Houthi Yaman kembali menembakkan rudal balistik ke wilayah Israel pada Senin malam. Serangan ini membuat jutaan warga Zionis berlarian ke tempat berlindung.
Mengutip laporan Ynet, Selasa (25/3/2025), jutaan warga berlarian ke tempat berlindung setelah sirene peringatan serangan misil meraung-raung di berbagai wilayah. Ini merupakan rudal kelima yang ditembakkan dari Yaman ke Israel dalam enam hari terakhir.
Sesat setelah serangan rudal terdeteksi, aktivitas lepas landas dan pendaratan di Bandara Internasional Ben Gurion dihentikan sementara, dan ada laporan pesawat terbang berputar-putar di udara dan menunggu izin untuk mendarat. Namun, aktivitas di bandara kini dilanjutkan kembali.
Sirene serangan misil diaktifkan di seluruh Israel bagian tengah dan di beberapa bagian Tepi Barat—wilayah Palestina yang diduduki rezim Zionis.
Sirene, antara lain, meraung-raung di Tel Aviv, Ramat Gan, Givatayim, Rishon Lezion, Bat Yam, Holon, Be'er Yaakov, Ramla, Kfar Shmaryahu, Savyon, Givat Shmuel, Gedera, Beitar Illit, Petah Tikva, Rehovot. Alarm juga diaktifkan di area Gush Etzion dan Yerusalem Hills.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi satu rudal diluncurkan dari Yaman.
"Setelah sirene berbunyi beberapa saat lalu di beberapa wilayah di Israel, sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman berhasil dicegat sebelum memasuki wilayah Israel," kata IDF dalam sebuah pernyataan.
Warga di berbagai wilayah mengaku mendengar suara ledakan di pusat Israel dan Tepi Barat. Pecahan misil jatuh di Jalan Raya 4 di daerah Holon dan dekat stasiun pemadam kebakaran di Beit Shemesh.
Pada hari Minggu, militer Zionis Israel mengeklaim telah mencegat sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman, dengan pemberontak Houthi kemudian mengeklaim bertanggung jawab atas serangan yang mereka katakan menargetkan bandara Ben Gurion di dekat Tel Aviv.
Mengutip laporan Ynet, Selasa (25/3/2025), jutaan warga berlarian ke tempat berlindung setelah sirene peringatan serangan misil meraung-raung di berbagai wilayah. Ini merupakan rudal kelima yang ditembakkan dari Yaman ke Israel dalam enam hari terakhir.
Sesat setelah serangan rudal terdeteksi, aktivitas lepas landas dan pendaratan di Bandara Internasional Ben Gurion dihentikan sementara, dan ada laporan pesawat terbang berputar-putar di udara dan menunggu izin untuk mendarat. Namun, aktivitas di bandara kini dilanjutkan kembali.
Sirene serangan misil diaktifkan di seluruh Israel bagian tengah dan di beberapa bagian Tepi Barat—wilayah Palestina yang diduduki rezim Zionis.
Sirene, antara lain, meraung-raung di Tel Aviv, Ramat Gan, Givatayim, Rishon Lezion, Bat Yam, Holon, Be'er Yaakov, Ramla, Kfar Shmaryahu, Savyon, Givat Shmuel, Gedera, Beitar Illit, Petah Tikva, Rehovot. Alarm juga diaktifkan di area Gush Etzion dan Yerusalem Hills.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi satu rudal diluncurkan dari Yaman.
"Setelah sirene berbunyi beberapa saat lalu di beberapa wilayah di Israel, sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman berhasil dicegat sebelum memasuki wilayah Israel," kata IDF dalam sebuah pernyataan.
Warga di berbagai wilayah mengaku mendengar suara ledakan di pusat Israel dan Tepi Barat. Pecahan misil jatuh di Jalan Raya 4 di daerah Holon dan dekat stasiun pemadam kebakaran di Beit Shemesh.
Pada hari Minggu, militer Zionis Israel mengeklaim telah mencegat sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman, dengan pemberontak Houthi kemudian mengeklaim bertanggung jawab atas serangan yang mereka katakan menargetkan bandara Ben Gurion di dekat Tel Aviv.
Lihat Juga :