Kekasih Tercinta Tewas Ditembak, Demonstran Myanmar Sumpah Lanjutkan Perlawanan

Senin, 08 Maret 2021 - 09:13 WIB
loading...
A A A
Sebuah gambar dirinya telah dibagikan oleh para demonstran anti-kudeta saat mereka berunjuk rasa di jalanan.Beberapa hari kemudian, spanduk sepanjang 15 meter yang menggambarkan saat Mya dipukul pasukan Myanmar digantung di jembatan di pusat komersial Yangon, dengan beberapa pengunjuk rasa menggambarkannya sebagai "martir".

Kematiannya membawa kecaman global yang pedas terhadap junta militer, dengan banyak negara memberlakukan sanksi yang ditargetkan pada para jenderal.

Saat ini, lebih dari 50 orang tewas selama protes ketika pasukan keamanan memberlakukan tindakan keras yang semakin brutal terhadap para demonstran.“Tidak ada orang seperti dia,” kata Hein Yar Zar.

Baca juga: Ditembak Mati, Demonstran Cantik Myanmar Sumbangkan Organ Tubuhnya

Dia memamerkan tinta yang telah dia buat bertahun-tahun yang lalu di lengannya bertuliskan ”Together forever [Bersama selamanya]”, yang menjadi pengingat pedih akan optimisme masa muda mereka.

Pada 9 Februari, pasangan itu berada di garis depan demonstrasi besar-besaran di Naypyidaw, meski dipisahkan oleh kerumunan pengunjuk rasa.

"Saya mengiriminya pesan, 'Tolong telepon saya kembali', karena saya tidak memiliki pulsa di telepon saya, tetapi dia tidak pernah melakukannya," kata Hein Yar Zar, yang mendengar berita tentang penembakannya dari saudara perempuannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
AS Rayakan Kemerdekaan...
AS Rayakan Kemerdekaan ke-250, Trump Gelar Parade dan Kembang Api Besar-Besaran
Kalahkan Australia di...
Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!
Rekomendasi
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
Pengendara Ninja yang...
Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap, Begini Penampakannya
Berita Terkini
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved