Kekasih Tercinta Tewas Ditembak, Demonstran Myanmar Sumpah Lanjutkan Perlawanan
Senin, 08 Maret 2021 - 09:13 WIB
loading...
A
A
A
“Saya tinggal di sampingnya di rumah sakit dan saya berdoa setiap hari agar dia menjadi lebih baik.”
Militer pada awalnya mengatakan sedang menyelidiki kematiannya, tetapi media pemerintah kemudian melaporkan bahwa autopsi tubuhnya menunjukkan peluru itu tidak ditembakkan oleh petugas polisi.
Sejak kematiannya, kehidupan Hein Yar Zar telah dipisahkan menjadi saat-saat yang penuh dengan kesedihan, kemarahan, dan keteguhan hati.
Menampilkan tato sebelumnya "17.11.2015", yang memperingati kencan pertama mereka lima tahun lalu, dia bersumpah untuk tidak pernah melupakannya.
"Dia memberikan hidupnya untuk revolusi ini—sebagai pacarnya, saya akan terus melakukannya untuknya,” katanya."Saya akan terus berjuang agar revolusi ini menang."
Militer pada awalnya mengatakan sedang menyelidiki kematiannya, tetapi media pemerintah kemudian melaporkan bahwa autopsi tubuhnya menunjukkan peluru itu tidak ditembakkan oleh petugas polisi.
Sejak kematiannya, kehidupan Hein Yar Zar telah dipisahkan menjadi saat-saat yang penuh dengan kesedihan, kemarahan, dan keteguhan hati.
Menampilkan tato sebelumnya "17.11.2015", yang memperingati kencan pertama mereka lima tahun lalu, dia bersumpah untuk tidak pernah melupakannya.
"Dia memberikan hidupnya untuk revolusi ini—sebagai pacarnya, saya akan terus melakukannya untuknya,” katanya."Saya akan terus berjuang agar revolusi ini menang."
(min)
Lihat Juga :