PBB Belum Mendapatkan Bukti Putri Latifa Masih Hidup

Sabtu, 06 Maret 2021 - 00:37 WIB
loading...
PBB Belum Mendapatkan...
PBB belum mendapatkan bukti Putri Latifa al Maktoum, putri penguasa Dubai, masih hidup dari UEA. Foto/Kenyan News
A A A
NEW YORK - PBB mengatakan belum melihat bukti bahwa putri pengasa Dubai masih hidup, dua minggu setelah mencari bukti dari Uni Emirat Arab (UEA).

Putri Latifa al Maktoum mencoba melarikan diri dari negara itu pada 2018. Dalam rekaman yang dibagikan program BBC Panorama, dia mengklaim pasukan komando membiusnya saat dia melarikan diri dengan perahu dan menerbangkannya kembali ke tahanan. Sejak saat itu kontak darinya telah berhenti.

Dengan menggunakan telepon diberikan kepadanya secara diam-diam sekitar setahun setelah penangkapannya, Putri Latifa merekam sejumlah video selama beberapa bulan terakhir.



Dia merekamnya di kamar mandi karena itu satu-satunya pintu yang bisa dia kunci. Dalam pesannya, dia menjelaskan bagaimana dia melawan tentara yang membawanya dari perahu, "menendang dan berkelahi" serta menggigit salah satu lengan komando Emirat sampai dia berteriak.

Setelah dibius, dia mengaku kehilangan kesadaran saat dibawa dengan jet pribadi, dan tidak bangun sampai mendarat di Dubai.

Ia kini ditahan sendirian tanpa akses ke bantuan medis atau hukum di sebuah vila dengan jendela dan pintu tertutup, serta dijaga oleh polisi.

Baca juga: Putri Penguasa Dubai Kirim Pesan Rahasia, Mengaku Ditahan di Vila

Rekaman Putri Latifa memicu seruan untuk penyelidikan PBB. Bulan lalu, PBB mengkonfirmasi telah meminta UEA untuk membuktikan bahwa Putri Latifa masih hidup. Namun pada hari Jumat (5/3/2021), dikatakan belum ada kemajuan sejauh ini.

Juru bicara Robert Colville mengatakan telah ada pertemuan dengan misi diplomatik Uni Emirat Arab (UEA) di Jenewa, Swiss, tetapi ketika ditanya apakah bukti kehidupan telah diterima, dia menjawab: "Belum, tidak," seperti dikutip dari BBC.

Baca juga: PBB Minta UEA Jelaskan Nasib Putri Penguasa Dubai yang Disandera

Keluarga kerajaan Dubai sebelumnya mengatakan dia aman dan "dirawat di rumah".

"(Kondisi) Sheikha Latifa terus meningkat dan kami berharap dia akan kembali ke kehidupan publik pada waktu yang tepat," kata otoritas UEA.

Baca juga: Sempat Bungkam, UEA Sebut Putri Penguasa Dubai 'Aman di Rumah'

Ayah Latifa, Sheikh Mohammed bin Rashid al Maktoum, adalah salah satu kepala negara terkaya di dunia, penguasa Dubai dan wakil presiden UEA.

Dengan bantuan teman-temannya, Putri Latifa mengatakan dia mencoba melarikan diri dari Dubai untuk memulai hidup baru pada Februari 2018.

"Saya tidak diizinkan mengemudi, saya tidak diizinkan bepergian atau meninggalkan Dubai sama sekali," katanya dalam video yang direkam sebelum dia melarikan diri.

Namun beberapa hari kemudian, sang putri mengatakan bahwa dia ditangkap oleh pasukan komando di sebuah kapal di Samudra Hindia. Dia diterbangkan kembali ke Dubai, di mana dia tinggal sejak saat itu.

Ayahnya berkata dia bertindak untuk kepentingan terbaiknya. Sebuah pernyataan dari keluarga kerajaan Dubai bulan lalu menegaskan bahwa dia dirawat di rumah.

Baca juga: Putri Latifa Desak Inggris Buka Lagi Kasus Penculikan Kakak Perempuannya
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
5 Fakta UEA Bergabung...
5 Fakta UEA Bergabung dengan Agresi AS-Israel terhadap Iran sejak Awal
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
Iran Bisa Kembali Serang...
Iran Bisa Kembali Serang UEA untuk Balas Serangan Israel terhadap Lebanon
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Istana Kepresidenan...
Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza
Rekomendasi
Kejari Tangerang Tegaskan...
Kejari Tangerang Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Dokter Richard Lee di Lapas
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Berita Terkini
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
Infografis
Misteri Batu Hidup yang...
Misteri Batu Hidup yang Tumbuh dan Bergerak Belum Terpecahkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved