Lewat TikTok, Tentara Ancam Tembaki Demonstran Myanmar
Kamis, 04 Maret 2021 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
"Ini hanya puncak gunung es," kata Direktur Eksekutif MIDO, Htaike Htaike Aung. Dia mencatat bahwa ada "ratusan" video tentara dan polisi berseragam di aplikasi tersebut.Baca juga: Pasca Kudeta, Hubungan Dagang Indonesia-Myanmar Tetap Stabil
TikTok sendiri dalam sebuah pernyataan kemudian mengatakan bahwa mereka akan meningkatkan pengawasan di Myanmar dan akan menghapus setiap konten yang berisi ujaran kebencian, dan mengancam di negara itu.
"Kami memiliki Pedoman Komunitas yang jelas yang menyatakan kami tidak mengizinkan konten yang menghasut kekerasan atau informasi yang salah yang menyebabkan kerugian," kata TikTok.
"Terkait dengan Myanmar, kami telah dan terus segera menghapus semua konten yang memicu kekerasan atau menyebarkan informasi yang salah dan secara agresif memantau untuk menghapus konten apapun yang melanggar pedoman kami," sambungnya.
Kebijakan TikTok adalah melarang menampilkan senjata kecuali berada di "lingkungan yang aman".Baca juga: Redam Demonstran, Junta Myanmar Gunakan Spyware dan Peralatan Militer Israel
TikTok sendiri dalam sebuah pernyataan kemudian mengatakan bahwa mereka akan meningkatkan pengawasan di Myanmar dan akan menghapus setiap konten yang berisi ujaran kebencian, dan mengancam di negara itu.
"Kami memiliki Pedoman Komunitas yang jelas yang menyatakan kami tidak mengizinkan konten yang menghasut kekerasan atau informasi yang salah yang menyebabkan kerugian," kata TikTok.
"Terkait dengan Myanmar, kami telah dan terus segera menghapus semua konten yang memicu kekerasan atau menyebarkan informasi yang salah dan secara agresif memantau untuk menghapus konten apapun yang melanggar pedoman kami," sambungnya.
Kebijakan TikTok adalah melarang menampilkan senjata kecuali berada di "lingkungan yang aman".Baca juga: Redam Demonstran, Junta Myanmar Gunakan Spyware dan Peralatan Militer Israel
(esn)
Lihat Juga :