Dunia Dalam Bahaya Jika Distribusi Vaksin Tak Dilakukan Secara Adil

Minggu, 07 Februari 2021 - 23:55 WIB
loading...
A A A
Sejalan dengan peluncuran cepat vaksin Covid-19, komunitas global telah menyaksikan lonjakan informasi yang salah, ditambah dengan teori konspirasi terkait dengan sifat vaksin, yang mengakibatkan meningkatnya keraguan vaksin di seluruh dunia.

"Di tengah pandemi, dunia juga mengalami "infodemik", yang menekankan pentingnya sumber informasi yang dapat diandalkan, sehingga mudah diakses dan dipahami masyarakat," jelas Nguyen.

Baca: Kemenkes Sebut 866.609 Tenaga Kesehatan Sudah Divaksinasi Covid-19

“Sayangnya, (misinformasi) melukai upaya kami untuk mengalahkan pandemi. Kalau kita punya vaksin, itu harapan terbaik kita untuk mengakhiri fase akut. Seperti yang telah kita lihat bahwa vaksin di masa lalu telah menjadi kunci untuk memberantas penyakit seperti cacar," ujarnya.

Ke depan, jelasnya, COVAX akan membuat rencana persiapan untuk pandemi berikutnya akan berjalan seiring dengan mengatasi informasi yang salah dan memperkuat aliansi global melawan nasionalisme vaksin.

Untuk saat ini, Nguyen memiliki harapan untuk masa depan, dengan catatan bahwa pandemi Covid-19 sudah di depan mata. “Jika sudah melakukan vaksinasi dengan dua miliar dosis, berarti kita bisa membuka kembali ekonomi kita dan perdagangan serta pariwisata bisa dimulai lagi,” pungkasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Berita Terkini
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved