Dunia Dalam Bahaya Jika Distribusi Vaksin Tak Dilakukan Secara Adil

Minggu, 07 Februari 2021 - 23:55 WIB
loading...
A A A
Baca: 879 Nakes di Luwu Utara Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Menurut Nguyen, dunia berada tepat di awal peralihan dari tantangan ilmiah ke tantangan penyampaian. Nguyen mengatakan bahwa COVAX akan mengambil semua vaksin yang terbukti aman dan efektif, terlepas dari asalnya.

“Tidak ada satu vaksin atau produsen tunggal yang akan menjadi solusi satu-satunya,” ucap Nguyen, seperti dilansir Al Arabiya.

Peluncuran vaksin Covid-19 di bawah COVAX berarti bahwa 190 negara yang berpartisipasi dan memenuhi syarat akan dapat mengakses dosis untuk melindungi kelompok rentan mereka pada paruh pertama tahun 2021. Kelompok pertama yang akan diinokulasi mencakup sekitar 3 persen dari populasi setiap negara.

“Kami menargetkan (untuk menyuntikkan) tiga persen, yang merupakan jumlah petugas kesehatan yang akan divaksinasi pada paruh pertama tahun 2021 dan kemudian sepanjang sisa tahun 2021. Peningkatan yang sangat cepat untuk dapat melindungi secara maksimal pada populasi berisiko," ungkapnya.

Baca: Ilmuwan Israel Sebut Ada Penurunan Infeksi karena Vaksin COVID-19

Setidaknya 1,3 miliar dosis yang didanai donor akan tersedia untuk 92 negara berpenghasilan menengah dan rendah yang tidak mampu sepenuhnya membayar vaksin Covid-19, menargetkan cakupan populasi hingga 20 persen pada akhir tahun.

Namun, dengan tujuan ambisius untuk distribusi vaksin 2021, negara-negara miskin yang belum dapat mengamankan kesepakatan bilateral. Sementara produsen vaksin bersiap untuk peluncuran vaksin tersebut tanpa tanggal yang jelas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved