Peneliti Inggris: Varian COVID-19 Berbahaya Lainnya Diduga Sudah Ada

Kamis, 04 Februari 2021 - 11:41 WIB
loading...
Peneliti Inggris: Varian...
Para pakar berupaya menemukan varian baru Covid-19 yang lebih berbahaya. Foto/cnn
A A A
LONDON - Hampir sebulan setelah lockdown nasional ketiga, sebagian besar Inggris tampaknya berada dalam hibernasi.

Toko-toko tutup, jalan-jalan raya sepi, dan kereta hampir kosong. Tetapi di satu desa kecil di pedesaan dekat Cambridge, di Inggris timur, ada banyak aktivitas.

Sejumlah orang mengenakan jas lab putih dan masker bedah. Para staf bergegas dari mesin ke mesin robot. Komputer raksasa yang sangat berat ditempatkan di atas pelat baja padat untuk menopang bobotnya.

Baca juga: Tim Ahli WHO Tak Abaikan Kemungkinan Virus Corona Bocor dari Lab Wuhan

Staf di Sanger Institute lebih dari sekadar pekerja esensial. Saat ini, mereka melakukan beberapa pekerjaan terpenting di Bumi: mengurutkan virus corona secara genetis. Secara internal, ini disebut "Project Heron."

Baca juga: Vaksin Sputnik V Buatan Rusia 92% Efektif Perangi COVID-19

Proyek padat karya yang melibatkan ratusan orang itu sedang dilakukan di ujung jalan dari pub Cambridge tempat Francis Crick masuk pada 1953 untuk menyatakan bahwa dia "menemukan rahasia kehidupan", struktur DNA.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Ayah Hadir, Indonesia...
Ayah Hadir, Indonesia Kuat: Melawan Fenomena Fatherless demi Generasi Emas 2045
Berita Terkini
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved