Macron Ingin Pengaruhi Pemilihan Paus Baru demi Calon dari Prancis
Sabtu, 03 Mei 2025 - 07:46 WIB
loading...
Presiden Prancis Emmanuel Macron tiba di Kota Vatikan, Vatikan, pada 24 Oktober 2022. Foto/Global Look Press/Ansa/Vatican Media Press Office
A
A
A
PARIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron berupaya memengaruhi konklaf kepausan yang akan datang demi kandidat Prancis untuk menjadi Paus berikutnya.
Kabar itu diungkap beberapa media konservatif Italia.
Laporan tersebut muncul menyusul pertemuan antara Macron dan beberapa kardinal elektor, serta seorang pemimpin gerakan Katolik yang berpengaruh menjelang konklaf yang akan menentukan pengganti Fransiskus.
Macron makan siang dengan empat dari lima kardinal elektor keturunan Prancis, termasuk Jean-Marc Aveline, uskup agung Marseille, Sabtu lalu di sela-sela pemakaman Paus Fransiskus. Paus meninggal pada 21 April.
Jumat lalu, presiden Prancis juga makan malam di restoran di Roma bersama Andrea Riccardi, kepala Komunitas Sant'Egidio, asosiasi Katolik yang kuat dengan lebih dari 70.000 anggota awam di 74 negara, dan yang dilaporkan memiliki pengaruh terhadap beberapa anggota konklaf yang akan datang.
Kabar itu diungkap beberapa media konservatif Italia.
Laporan tersebut muncul menyusul pertemuan antara Macron dan beberapa kardinal elektor, serta seorang pemimpin gerakan Katolik yang berpengaruh menjelang konklaf yang akan menentukan pengganti Fransiskus.
Macron makan siang dengan empat dari lima kardinal elektor keturunan Prancis, termasuk Jean-Marc Aveline, uskup agung Marseille, Sabtu lalu di sela-sela pemakaman Paus Fransiskus. Paus meninggal pada 21 April.
Jumat lalu, presiden Prancis juga makan malam di restoran di Roma bersama Andrea Riccardi, kepala Komunitas Sant'Egidio, asosiasi Katolik yang kuat dengan lebih dari 70.000 anggota awam di 74 negara, dan yang dilaporkan memiliki pengaruh terhadap beberapa anggota konklaf yang akan datang.
Lihat Juga :