Bos Pentagon Ancam Iran usai Serangan Houthi Bikin Jet F/A-18 AS Tenggelam di Laut Merah

Jum'at, 02 Mei 2025 - 08:10 WIB
loading...
Bos Pentagon Ancam Iran...
Bos Pentagon Pete Hegseth ancam Iran setelah serangan Houthi berkontribusi pada jatuh dan tenggelamnya jet tempur F/A-18E Amerika di Laut Merah. Foto/US Navy
A A A
WASHINGTON - Bos Pentagon atau Menteri PertahananAmerika Serikat(AS) Pete Hegseth mengancamIransetelah seranganHouthiberkontribusi pada jatuh dan tenggelamnya jet tempur F/A-18EAmerika di Laut Merah pada Senin lalu.

Jet tempur seharga lebih dari USD60 juta atau lebih dari Rp1 triliun itu jatuh dari kapal induk USS Harry S Truman ketika kapal tersebut melakukan belokan tajam berkecepatan tinggi untukmenghindari serangan rudal Houthi.

Militer AS, atas perintah Presiden Donald Trump, telah meluncurkan kampanye serangan udara dan laut skala besar terhadap Houthi sejak Maret lalu dengan dalih untuk melindungikapal-kapal kargo di Laut Merah.

Baca Juga: Kronologi Kapal Induk AS Mengelak dari Serangan Houthi Bikin Jet Tempur F/A-18 Amerika Jatuh ke Laut

Kelompok tersebut, yang digambarkan Washington sebagaiorganisasi yang didukung Iran, telah menargetkan kapal-kapal komersial di lepas pantai Yaman sebagai bagian dari strateginyauntuk menekan Israel atas operasi militernya di Gaza.

Hegseth menyampaikan ancamannya kepada Iran dalam sebuah pesandi X pada hari Kamis, dengan mengatakan: "Kami melihat dukunganmematikan Anda kepada Houthi. Kami tahu persis apa yang Anda lakukan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Babak Kedua Prancis...
Babak Kedua Prancis vs Irak Tertunda Akibat Badai Petir
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Berita Terkini
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Infografis
Houthi Yaman Serang...
Houthi Yaman Serang Kemudian Sita Kapal Sounion di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved