Distribusi Vaksin Mandek, WHO Minta Semua Negara Bersabar

Kamis, 28 Januari 2021 - 21:14 WIB
loading...
Distribusi Vaksin Mandek,...
Direktur WHO untuk Eropa Hans Kluge mengatakan bahwa produsen vaksin bekerja tanpa henti untuk menutup kekurangan pasokan ke negara-negara yang berjuang untuk menahan pandemi Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Eropa Hans Kluge mengatakan bahwa produsen vaksin bekerja tanpa henti untuk menutup kekurangan pasokan ke negara-negara yang berjuang untuk menahan pandemi Covid-19. Dia mendesak semua negara untuk bersabar.

"Solidaritas tidak selalu berarti bahwa setiap negara di dunia mulai (memvaksinasi) pada saat yang sama. Pemahaman yang baik adalah bahwa tidak ada yang aman sebelum semua orang aman," kata Kluge, seperti dilansir Reuters pada Kamis (28/1/2021). Baca juga: Keterisian RS Rujukan Covid-19 di 9 Provinsi Sudah Lampaui Standar WHO T

erkait dengan penundaan pengiriman vaksin Pfizer dan AstraZeneca untuk 27 negara Uni Eropa (UE), Kluge dan pakar vaksinasi WHO-Eropa, Siddhartha Datta, mengimbau pemerintah dan produsen untuk bekerja sama dalam mengatasi "masalah tumbuh gigi" dalam peluncuran tersebut.
Baca Juga : Kelompok Ini Mengaku Bertanggung Jawab atas Ledakan di Riyadh

"Kenyataannya adalah ada kekurangan vaksin. Tapi kami tidak meragukan bahwa produsen dan produsen bekerja 24-7 untuk menjembatani kesenjangan dan kami yakin penundaan yang kami lihat sekarang akan dilakukan. dengan produksi ekstra di masa depan," ujarKluge.
Baca Juga : Menlu Baru AS Tegaskan Siap Bantu ASEAN Hadapi Tekanan China di LCS

WHO menegaskan kembali bahwa vaksin harus dibagikan secara adil, antara negara-negara miskin dan kaya, untuk membantu mengakhiri pandemi. Datta menekankan bahwa vaksin COVID-19 adalah "barang publik global". Baca juga: WHO Minta Pemakaian Masker Disiplin di Situasi seperti Ini

"Kami perlu bersabar, akan membutuhkan waktu untuk vaksinasi," imbuh Kluge. Dia menambahkan bahwa total 35 negara di Eropa telah meluncurkan kampanye vaksinasi, dengan total 25 juta orang telah menerima suntikan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
WHO Ungkap Lebih dari...
WHO Ungkap Lebih dari 16.500 Orang di Gaza Butuh Perawatan Medis Mendesak
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved