Hadapi Pemerintahan Biden, Iran Akan Adopsi Kebijakan 'Aksi Lawan Aksi'
Selasa, 19 Januari 2021 - 09:39 WIB
loading...
Militer Iran menembakkan sebuah rudal jelajah dalam sebuah latihan tempur. Foto/WANA via REUTERS
A
A
A
TEHERAN - Pemerintah Iran akan mengadopsi kebijakan "aksi lawan aksi" terhadap pemerintahan Joe Biden yang segera memimpin Amerika Serikat (AS). Biden akan dilantik sebagai presiden Amerika pada Rabu (20/1/2021) menggantikan Donald Trump.
Sikap negara para ayatollah itu disampaikan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif dalam pertemuannya dengan anggota parlemen.
Baca juga: Pelantikan Biden Dihantui Kekacauan, AS Bersiap untuk yang Terburuk
"Menurut Menteri Luar Negeri Zarif, kebijakan kami terhadap pemerintahan Biden adalah 'aksi lawan aksi'," kata juru bicara Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Abolfazl Amouei, pada hari Senin yang dilansir Mehr News.
Anggota parlemen itu menambahkan ada 12 pertanyaan yang diajukan kepada Zarif dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, Zarif memberikan sebuah laporan tentang perkembangan terbaru dalam kebijakan domestik AS dan prakiraan tentang masa depan kebijakan luar negeri AS.
Sikap negara para ayatollah itu disampaikan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif dalam pertemuannya dengan anggota parlemen.
Baca juga: Pelantikan Biden Dihantui Kekacauan, AS Bersiap untuk yang Terburuk
"Menurut Menteri Luar Negeri Zarif, kebijakan kami terhadap pemerintahan Biden adalah 'aksi lawan aksi'," kata juru bicara Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Abolfazl Amouei, pada hari Senin yang dilansir Mehr News.
Anggota parlemen itu menambahkan ada 12 pertanyaan yang diajukan kepada Zarif dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, Zarif memberikan sebuah laporan tentang perkembangan terbaru dalam kebijakan domestik AS dan prakiraan tentang masa depan kebijakan luar negeri AS.
Lihat Juga :