Ilmuwan Whistleblower Covid-19 AS Beber Respons Kacau Pemerintah Trump

Jum'at, 15 Mei 2020 - 15:29 WIB
loading...
A A A
Partai Republik, termasuk Presiden Donald Trump, telah menargetkan Bright atas tindakannya. Sebelum kesaksian Bright kepada Kongres pada hari Kamis, Trump menulis tweet; "Saya tidak tahu apa yang disebut Whistleblower Rick Bright, tidak pernah bertemu dengannya atau bahkan mendengar tentang dia, tetapi bagi saya dia adalah karyawan yang tidak puas, tidak disukai atau dihormati oleh orang yang saya ajak bicara dan siapa saja dengan sikapnya, seharusnya tidak lagi bekerja untuk pemerintah kita!"

"Saya pikir mereka ingin menyingkirkan Dr Bright dari saat mereka tiba di sana," kata seorang mantan pejabat HHS baru-baru ini kepada Politico. "Mereka memulai misi untuk membuat hidupnya sengsara."

Pejabat administrasi Trump mengatakan kepada Politico bahwa beberapa masalah manajemen, termasuk perlakuan Bright terhadap bawahan, meyakinkan mereka sebelum pandemi bahwa ahli vaksin harus digulingkan. Dia tidak disingkirkan sampai 20 April, beberapa bulan setelah wabah Covid-19 mengganas di AS.

“Dalam mengajukan pengaduan ini, dia siap untuk sumber yang tidak disebutkan namanya dalam pemerintahan untuk mencoba merusak reputasinya,” kata Debra Katz, seorang pengacara Bright, kepada Politico.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, Komentator Bola Simon Jordan Malah Bikin Geram
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Israel Larang Wartawan...
Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit
Rekomendasi
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, Komentator Bola Simon Jordan Malah Bikin Geram
Berita Terkini
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved