Ilmuwan Whistleblower Covid-19 AS Beber Respons Kacau Pemerintah Trump

Jum'at, 15 Mei 2020 - 15:29 WIB
loading...
A A A
Paparannya di depan Kongres disambut kubu oposisi, yakni para politisi Partai Demokrat.

Bright pada bulan ini membuat tuduhan bahwa HHS mengabaikan peringatan awal tentang wabah virus corona baru. Bright mengatakan dia mengibarkan "bendera merah" tentang kesiapan AS dalam merespons wabah Covid-19, yang oleh WHO dinyatakan sebagai pandemi pada pertengahan Maret. (Baca juga: Trump akan Mobilisasi Militer untuk Distribusikan Vaksin Covid-19 )

Bright juga mengatakan dia memperingatkan tentang wabah di AS pada awal Januari. Namun, peringatannya disambut dengan ketidakpedulian yang kemudian berkembang menjadi permusuhan oleh para petinggi di HHS.

Menurut laporan CNN, pihak pengacara Bright mengatakan bahwa pemecatannya melanggar Undang-Undang Perlindungan Pelaporan dan bahwa ilmuwan itu terlibat dalam banyak contoh kegiatan yang dilindungi.

Bright mengajukan pengaduan ke Kantor Penasihat Khusus, pengawas pemerintah yang mengawasi pengaduan. Dia meminta untuk dipekerjakan kembali sebagai direktur BARDA dan untuk penyelidikan penuh tentang keadaan pemecatannya.

Robert Kadlec, asisten sekretaris untuk kesiapsiagaan dan tanggapan di HHS, yang ditunjuk oleh Trump, menyingkirkan Bright dari posisinya bulan lalu. Penyelidikan tentang pemecatannya masih berlangsung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Dokumen Rahasia AS Ungkap...
Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO
Rekomendasi
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Ole Romeny Bawa Timnas...
Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Unggul Cepat atas Mozambik
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved