Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 - 15:09 WIB
loading...
Demi Moral, Turki Tolak...
Turki tolak berlabuh kapal pesiar Scarlet Lady yang membawa 2.000 penumpang LGBTQ+ dengan alasan moral. Foto/X @Old_SchoolEddie
A A A
ANKARA - Turki telah menolak masuk kapal pesiar yang membawa sekitar 2.000 penumpang LGBTQ+ dan bintang musikal Broadway; Patti LuPone. Pihak berwenang setempat mengatakan kegiatan tersebut tidak sesuai dengan struktur sosial dan nilai moral negara Turki.

Kapal pesiar milik perusahaan Virgin Voyages, Scarlet Lady, berangkat dari Athena pada 5 Juli untuk pelayaran sewaan selama 10 hari yang diselenggarakan oleh Atlantis Events, sebuah perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat (AS) yang menyelenggarakan pengalaman perjalanan untuk komunitas lesbian, gay, biseksual, transgender, queer, and plus (LGBTQ+).

Baca Juga: Pigai Sebut Masyarakat Indonesia Belum Siap Menerima LGBT

Perjalanan tersebut diiklankan sebagai "pelayaran khusus gay" dan termasuk pemberhentian terjadwal di kota pelabuhan Kusadası pada 7 Juli dan kemudian Istanbul, seperti yang dilaporkan oleh The Guardian.

Namun, otoritas Turki menolak rencana berlabuh tersebut, dengan menyatakan, "Kapal tersebut disewa oleh kelompok-kelompok yang dikenal karena perilaku yang tidak sesuai dengan struktur masyarakat dan nilai-nilai moral kita."

"Sama sekali tidak ada kemungkinan kelompok tersebut mengunjungi provinsi kami untuk acara seperti ini," imbuh pihak berwenang Turki.

Kapal pesiar tersebut, yang dimiliki oleh Virgin Voyages yang didukung oleh Richard Branson, sebelumnya telah mengunjungi pelabuhan Turki beberapa kali tanpa insiden. Atlantis Events mengatakan bahwa kapal tersebut telah berlabuh di Istanbul dan Kusadası sebanyak 13 kali selama 25 tahun terakhir.

Rich Campbell, presiden dan CEO Atlantis Events, mengatakan kepada media AS bahwa dia terkejut dengan keputusan tersebut, menyebutnya sebagai pertama kalinya dalam sejarah perusahaan selama 36 tahun bahwa mereka secara aktif diberitahu bahwa "mungkin tidak dapat berlabuh di sini karena identitas kami."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Jennifer Coppen Unggah...
Jennifer Coppen Unggah Sindiran Pedas soal Sosok Playing Victim, Warganet Berspekulasi
Kronologi Bentrokan...
Kronologi Bentrokan Berdarah Sekelompok Pemuda dengan Warga yang Tewaskan 1 Orang di Menteng
Lewat Turnamen Catur,...
Lewat Turnamen Catur, Perindo Rangkul Potensi dan Minat Warga di Kabupaten Tegal
Berita Terkini
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved