Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza

Senin, 06 Juli 2026 - 21:21 WIB
loading...
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Hamas bubarkan badan pemerintahan Gaza. Foto/X/@ynetnews
A A A
GAZA - Kelompok Palestina Hamas mengumumkan pembubaran badan yang telah memerintah Gaza selama hampir dua dekade. Itu untuk membuka jalan bagi komite teknokrat untuk menerapkan pemerintahan sipil di wilayah yang dilanda perang dan terkepung tersebut.

Langkah pada hari Senin menandai pergeseran politik yang signifikan oleh Hamas, yang telah memerintah Gaza sejak para pejuangnya merebut kendali dari gerakan Palestina saingan, Fatah, pada tahun 2007 setelah Hamas memenangkan pemilihan legislatif tahun sebelumnya.

Sejak "gencatan senjata" yang dimediasi Amerika Serikat dengan Israel mulai berlaku di Gaza Oktober lalu, kelompok tersebut telah berulang kali mengatakan bahwa mereka siap untuk mundur dari pemerintahan sehari-hari, tetapi pertanyaan tentang pelucutan senjata mereka tetap belum terselesaikan.

Mohammed al-Farra, kepala komite darurat pemerintah, “telah memutuskan untuk mengajukan pengunduran diri resminya dari jabatannya dan mengumumkan pembubaran Komite Darurat Pemerintah, sebagai demonstrasi keseriusan langkah-langkah ini, dalam pelaksanaan kesepakatan yang telah disepakati, dan untuk memfasilitasi proses transisi administratif,” demikian bunyi pernyataan yang dirilis oleh Kantor Media Pemerintah Gaza pada hari Senin.



Seorang pejabat Hamas mengatakan kelompok tersebut menginginkan masuknya Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG) dengan cepat, sebuah badan yang bertugas mengawasi administrasi Gaza di masa depan di bawah rencana yang didukung AS untuk mengakhiri perang genosida Israel di wilayah Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Tragis! Putra Mantan...
Tragis! Putra Mantan Miss World Venezuela Ditemukan Meninggal usai 9 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa
Rekomendasi
Kemendikdasmen Alihkan...
Kemendikdasmen Alihkan Pengelolaan KNIU ke Kementerian Kebudayaan, Fokus Perkuat Peran UNESCO
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved