6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan

Minggu, 05 Juli 2026 - 17:10 WIB
loading...
6 Fakta Perayaan Ulang...
Bill Clinton ungkapkan masa depan AS dipertanyakan. Foto/X/White House
A A A
WASHINGTON - AS merayakan ulang tahun ke-250 dengan kembang api dan atraksi pesawat terbang - tetapi perayaan di seluruh negeri diperumit oleh cuaca ekstrem.

"Impian Amerika telah kembali," kata Presiden AS Donald Trump kepada kerumunan yang bersorak selama rapat umum yang tertunda di National Mall Washington, sebelum apa yang ia gambarkan sebagai pertunjukan kembang api terbesar di dunia.

Hari libur federal 4 Juli memperingati 13 koloni AS yang menandatangani Deklarasi Kemerdekaan pada tahun 1776 untuk mengakhiri kekuasaan Inggris.

Terlepas dari perayaan tersebut, Trump telah dikritik karena menjadikan dirinya pusat dari tonggak sejarah ini dan mempolitisasi perayaan tersebut.

6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan

1. Rakyat AS Berhak Memiliki Senjata

Pidato presiden, yang berakhir tepat sebelum tengah malam, menyentuh tema-tema politik termasuk penolakan terhadap komunisme, dukungannya terhadap Undang-Undang Selamatkan Amerika (Save America Act), dan hak untuk memiliki senjata.

"Hidup kemerdekaan," katanya. "Semoga ia berkuasa selamanya. Kita akan selalu berada di puncak, kita tidak akan pernah membiarkan negara kita jatuh, kita akan selalu menjadi yang terbaik."

Trump menutup pidatonya dengan menyebut momen itu "hanyalah fajar zaman keemasan Amerika" dengan takdirnya "ditulis oleh Tuhan".


2. Diwarnai Badai Petir

Perayaan di Washington DC tertunda karena badai petir, yang memaksa evakuasi National Mall pada malam sebelumnya.

Para tamu yang menghadiri Salute to America, Great American State Fair, dan zona penggemar FIFA diminta untuk mencari tempat berlindung sementara di gedung-gedung terdekat.

Setelah badai berlalu, perayaan dimulai kembali, termasuk atraksi pesawat terbang Air Force One yang baru dan sebuah konser.

Puncak acara - pertunjukan kembang api - ditandai dengan ledakan besar, yang berakhir sekitar pukul 01:00 waktu setempat (06:00 GMT). Kerumunan kecil di Capitol Hill bersorak sebelum bergegas menuju pintu keluar saat hujan gerimis mulai turun.

Orang-orang datang dari seluruh negeri untuk hadir, termasuk Tammy Wapshott, yang datang dari South Carolina dan telah merencanakan perjalanannya ke Washington DC sejak November lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved