Tertua di Dunia, Lukisan Gua Berusia 45 Ribu Tahun Ditemukan di Indonesia
Kamis, 14 Januari 2021 - 10:22 WIB
loading...
A
A
A
Ada dua cetakan tangan di atas bagian belakang babi, dan tampak menghadap dua babi lain yang hanya terawetkan sebagian, sebagai bagian dari adegan naratif.
Baca juga: Arkeolog Temukan Puluhan Ribu Lukisan Zaman Es Berusia 12.500 Tahun di Amazon
"Babi itu tampaknya mengamati perkelahian atau interaksi sosial antara dua babi kutil lainnya," kata penulis bersama Adam Brumm seperti dikutip dari Al Jazeera, Kamis (14/1/2021).
Manusia telah berburu babi kutil Sulawesi selama puluhan ribu tahun, dan mereka adalah ciri utama dari karya seni prasejarah di kawasan itu, khususnya selama Zaman Es.
Aubert, seorang spesialis penanggalan, mengidentifikasi deposit kalsit yang telah terbentuk di atas lukisan itu, kemudian menggunakan isotop seri Uranium untuk dengan yakin mengatakan bahwa deposit tersebut berusia 45.500 tahun.
Ini yang membuat lukisan setidaknya seusia itu. "Tapi bisa jadi jauh lebih tua karena penanggalan yang kami pakai hanya kalsit di atasnya," jelasnya.
"Orang-orang yang membuatnya benar-benar modern, mereka sama seperti kita, mereka memiliki semua kapasitas dan alat untuk melukis yang mereka suka," tambahnya.
Baca juga: Arkeolog Temukan Puluhan Ribu Lukisan Zaman Es Berusia 12.500 Tahun di Amazon
"Babi itu tampaknya mengamati perkelahian atau interaksi sosial antara dua babi kutil lainnya," kata penulis bersama Adam Brumm seperti dikutip dari Al Jazeera, Kamis (14/1/2021).
Manusia telah berburu babi kutil Sulawesi selama puluhan ribu tahun, dan mereka adalah ciri utama dari karya seni prasejarah di kawasan itu, khususnya selama Zaman Es.
Aubert, seorang spesialis penanggalan, mengidentifikasi deposit kalsit yang telah terbentuk di atas lukisan itu, kemudian menggunakan isotop seri Uranium untuk dengan yakin mengatakan bahwa deposit tersebut berusia 45.500 tahun.
Ini yang membuat lukisan setidaknya seusia itu. "Tapi bisa jadi jauh lebih tua karena penanggalan yang kami pakai hanya kalsit di atasnya," jelasnya.
"Orang-orang yang membuatnya benar-benar modern, mereka sama seperti kita, mereka memiliki semua kapasitas dan alat untuk melukis yang mereka suka," tambahnya.
Lihat Juga :