PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi

Jum'at, 24 Juli 2026 - 15:22 WIB
loading...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir, bergabung dengan ribuan Yahudi ekstremis menyerang kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada 23 Juli 2026. Foto/Anadolu Agency
A A A
NEW YORK - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan serangan oleh seorang menteri Israel, didampingi oleh kelompok ekstremis, di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki "sangat berbahaya" bagi status quo situs-situs suci Yerusalem. Kecaman itu muncul setelah lebih dari 4.000 massa Yahudi menyerbu kompleks tersebut.

“Ada status quo mengenai situs-situs suci Yudaisme, Kristen, dan, tentu saja, Islam di Yerusalem. Merupakan kewajiban untuk menghormati status quo tersebut,” kata juru bicara PBB Stephane Dujarric selama konferensi pers ketika ditanya tentang serangan tersebut.

“Merupakan kewajiban bagi otoritas Israel untuk memastikan bahwa hal itu dihormati, dan umat beriman dari semua agama dapat berinteraksi dengan situs-situs tersebut, situs mereka sendiri, dengan cara yang bebas,” katanya.

Dia menekankan, “Aktivitas semacam ini yang kita lihat hari ini sangat berbahaya bagi status quo tersebut.”

Bersama dengan Menteri Keamanan Nasional Israel yang ekstremis, Itamar Ben-Gvir, sekitar lebih dari 4.000 massa Yahudi dan pasukan Zionis menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa pada hari Kamis, bertepatan dengan hari raya Yahudi Tisha B’Av, untuk memperingati apa yang mereka sebut sebagai “penghancuran kuil,” menurut Pemerintah Provinsi Yerusalem.

Baca juga: AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Qatar, UEA, dan Israel...
Qatar, UEA, dan Israel Gelar Latihan Militer Bersama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved