Kim Jong-un Copot Bodyguard dan Kepala Mata-mata Korut
Jum'at, 15 Mei 2020 - 08:57 WIB
loading...
Kim Jong-un, diktator muda Korea Utara. Foto/KCNA/via REUTERS
A
A
A
SEOUL - Kim Jong-un , diktator muda Korea Utara (Korut), secara tak terduga mencopot kepala agen mata-mata negara tersebut. Bodyguard yang melindunginya sejak 2010 juga dicopot.
Kementerian Unifikasi Korea Selatan telah mengetahui pencopotan bos intelijen Pyongyang tersebut.
Kementerian itu, seperti dikutip The Korea Herald, Jumat (15/5/2020), mengatakan Kim mengganti Jang Kil-song sebagai direktur Reconnaissance General Bureau (RGB) pada Desember 2019 dengan Letnan Jen Rim Kwang-il. Rim kemudian ditunjuk sebagai anggota Komisi Militer Pusat Partai Buruh, partai berkuasa di negara komunis tersebut. (Baca: AS Kirim Pembom Nuklir ke Dekat Lokasi Penyembuhan Kim Jong-un )
Jenderal Angkatan Darat Yun Jong-rin, bodyguard yang telah melindungi Kim Jong-un sejak 2010, digantikan oleh Kwak Chang-sik sebagai komandan Pengawal Tertinggi yang baru. Yun juga ditunjuk sebagai anggota komite pusat partai yang berkuasa.
Tidak jelas alasan penggantian bos mata-mata dan bodyguard Kim Jong-un tersebut. Langkah-langkah lain termasuk penunjukan Hyun Song-wol—pemimpin band perempuan; Moranbong, di Korea Utara—menjadi wakil direktur departemen propaganda dan agitasi. Pada satu titik, muncul desas-desus palsu yang menyebut Hyun telah dieksekusi mati.
RBG diperkirakan berada di belakang banyak operasi mata-mata Korea Utara, perang dunia maya dan serangan-serangan lain terhadap Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat. Para pejabat Korea Selatan percaya badan tersebut berada di balik serangan 2010 terhadap salah satu kapal Angkatan Laut-nya yang menewaskan 46 pelaut. (Baca: Wanita 'Judes' Korut Ini Disebut Bakal Gantikan Kim Jong-un )
Perombakan kabinet Korut itu diumumkan oleh Kementerian Unifikasi dalam publikasi tahunannya. Kementerian itu mengatakan perombakan mengindikasikan Kim sedang berusaha memperketat cengkeramannya pada kekuasaan dengan menempatkan para pembantu utama di jabatan-jabatan utama.
Kementerian Unifikasi Korea Selatan telah mengetahui pencopotan bos intelijen Pyongyang tersebut.
Kementerian itu, seperti dikutip The Korea Herald, Jumat (15/5/2020), mengatakan Kim mengganti Jang Kil-song sebagai direktur Reconnaissance General Bureau (RGB) pada Desember 2019 dengan Letnan Jen Rim Kwang-il. Rim kemudian ditunjuk sebagai anggota Komisi Militer Pusat Partai Buruh, partai berkuasa di negara komunis tersebut. (Baca: AS Kirim Pembom Nuklir ke Dekat Lokasi Penyembuhan Kim Jong-un )
Jenderal Angkatan Darat Yun Jong-rin, bodyguard yang telah melindungi Kim Jong-un sejak 2010, digantikan oleh Kwak Chang-sik sebagai komandan Pengawal Tertinggi yang baru. Yun juga ditunjuk sebagai anggota komite pusat partai yang berkuasa.
Tidak jelas alasan penggantian bos mata-mata dan bodyguard Kim Jong-un tersebut. Langkah-langkah lain termasuk penunjukan Hyun Song-wol—pemimpin band perempuan; Moranbong, di Korea Utara—menjadi wakil direktur departemen propaganda dan agitasi. Pada satu titik, muncul desas-desus palsu yang menyebut Hyun telah dieksekusi mati.
RBG diperkirakan berada di belakang banyak operasi mata-mata Korea Utara, perang dunia maya dan serangan-serangan lain terhadap Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat. Para pejabat Korea Selatan percaya badan tersebut berada di balik serangan 2010 terhadap salah satu kapal Angkatan Laut-nya yang menewaskan 46 pelaut. (Baca: Wanita 'Judes' Korut Ini Disebut Bakal Gantikan Kim Jong-un )
Perombakan kabinet Korut itu diumumkan oleh Kementerian Unifikasi dalam publikasi tahunannya. Kementerian itu mengatakan perombakan mengindikasikan Kim sedang berusaha memperketat cengkeramannya pada kekuasaan dengan menempatkan para pembantu utama di jabatan-jabatan utama.
Lihat Juga :