AS Kirim Pembom Nuklir ke Dekat Lokasi Penyembuhan Kim Jong-un

Sabtu, 25 April 2020 - 08:08 WIB
loading...
AS Kirim Pembom Nuklir...
Pesawat pembom B-1B Lancer Amerika Serikat melakukan latihan tempur bersama jet-jet tempur Jepang, 22 April 2020. Foto/US Air Force/Tech. Sgt. Timothy Moore
A A A
SEOUL - Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) mengirim sebuah pesawat pembom B-1B Lancer supersonik yang mampu membawa bom nuklir ke dekat kawasan pantai Korea Utara (Korut). Kawasan pantai itulah yang dilaporkan menjadi tempat penyembuhan sang diktator muda Kim Jong-un setelah menjalani operasi.

Pesawat B-1B Lancer melakukan perjalanan 30 jam dari South Dakota ke Jepang awal pekan ini dan melakukan latihan di lepas pantai kota di Korea Utara.

USAF membenarkan bahwa Skuadron Bom ke-37 mengirim salah satu pesawat pembom supersonik B-1B Lancer dalam perjalanan 30 jam melintasi Samudra Pasifik ke Jepang, di mana pesawat pembom itu bertemu dengan banyak jet tempur Jepang untuk menjalankan latihan tempur. (Baca: Media AS: Kim Jong-un dalam Bahaya Besar usai Operasi )

Menurut rili USAF, pesawat pembom B-1B Lancer bertemu dengan enam jet tempur F-16 Fighting Falcons USAF dan tujuh jet tempur F-2 serta delapan jet tempur F-15 dari Angkatan Udara Bela Diri Jepang (JASDF) sebelum kembali ke Pangkalan Angkatan Udara Ellsworth di South Dakota.

"Ini adalah markas besar yang lebih tinggi yang mengarahkan misi operasional untuk meyakinkan sekutu kami, dan mencegah musuh sambil menunjukkan model kerja paksa yang dinamis," kata komandan Skuadron Bom ke-37, Letnan Kolonel Lincoln Coleman dalam rilis tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved