Kemlu Tidak Tutup Kemungkinan Panggil Dubes Jerman Soal Kunjungan ke Markas FPI

Minggu, 20 Desember 2020 - 16:10 WIB
loading...
Kemlu Tidak Tutup Kemungkinan...
Diplomat Kedutaan Besar Jerman ke markas Front Pembela Islam (FPI) pada Sabtu (19/12/2020). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan tidak menutup kemungkinan akan memanggil Duta Besar Jerman untuk Indonesia. Pemanggilan ini terkait dengan kunjungan diplomat Jerman ke markas FPI beberapa waktu lalu.

"Sangat mungkin (memanggil dubes Jerman)," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Teuku Faizasyah kepada Sindonews pada Minggu (20/12/20), saat ditanya soal pemanggilan tersebut.

Terkait dengan sudah adanya keterangan dari pihak Kedutaan Besar Jerman mengenai kunjungan ini, Faizasyah mengatakan pihaknya masih menunggu penjelasan. "Sejauh ini masih menunggu keterangan dari kedubes Jerman," ungkapnya.( Baca juga: Baca juga: Benarkan Diplomat Jerman Kunjungi Markas FPI, Kemlu: Kami Menunggu Penjelasan )

Sebelumnya diwartakan, perwakilan Jerman mendatangi markasi FPI di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, pada Kamis lalu. "Betul, dia seorang diplomat Jerman. Datang pada Kamis 17 desember 2020 sekitar siang hari," kata Kuasa Hukum, FPI Aziz Yanuar.

Sementara itu, pengamat politik UGM, Hempri Suyatna mengungkapkan, hal itu bisa menjadi bola liar di tengah pro kontra keberadaan ormas pimpinan Rizieq Shihab dan dapat mengganggu hubungan diplomatik Indonesia dan Jerman.

Menurutnya, kalau memang kunjungan tersebut dari kedutaan Jerman maka momentumnya tidak tepat. Hal ini lantaran di tengah kondisi yang masih pro kontra FPI. "Ini masih hangat - hangatnya. Implikasinya bisa ditafsirkan macam-macam oleh kedua belah pihak," terangnya.( Baca juga: Kunjungan ke Markas FPI Disoal, Kedubes Jerman Singgung Masalah HAM )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Jerman Kehabisan Senjata...
Jerman Kehabisan Senjata untuk Dipasok ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved