China Cokok Jurnalis Bloomberg

Jum'at, 11 Desember 2020 - 22:35 WIB
loading...
A A A
"Kami sangat prihatin padanya, dan telah secara aktif berbicara dengan pihak berwenang China untuk lebih memahami situasinya," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari CNN, Jumat (11/12/2020).

"Kami terus melakukan segala yang kami bisa untuk mendukungnya sementara kami mencari lebih banyak informasi," sambung pernyataan itu.(Baca juga: Balas Dendam, China Batasi Perjalanan Pejabat AS ke Hong Kong )

Kementerian Luar Negeri China mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa Fan telah ditahan karena dicurigai terlibat dalam kegiatan kriminal yang membahayakan keamanan nasional. Pernyataan itu menambahkan bahwa kasus tersebut sedang diselidiki dan hak-haknya yang sah telah dijamin sepenuhnya.

Untuk diketahui warga negara China hanya diizinkan bekerja untuk outlet berita asing dengan peran "pembantu" dan harus dipekerjakan melalui agen yang berafiliasi dengan Kementerian Luar Negeri China.

Sebelumnya seorang pembawa acara TV Australia di penyiar pemerintah China ditahan di Beijing awal tahun ini juga karena diduga terlibat dalam kegiatan yang membahayakan keamanan nasional China. Cheng Lei adalah anchor acara bisnis di CGTN, cabang internasional CCTV penyiar milik negara China, yang sejak saat itu menghapus semua referensi tentangnya dari situs web dan media sosialnya.(Baca juga: Ketegangan Meningkat, China Tahan Pembawa Acara TV Asal Australia )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Kepala BGN Sudaryono:...
Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
Sambangi Polres Jakarta...
Sambangi Polres Jakarta Selatan, Amanda Manopo Siap Laporkan Pihak Manajemen
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved