Pesawat Kiamat Dibobol Pencuri, Kremlin Anggap Situasi Darurat
Kamis, 10 Desember 2020 - 00:00 WIB
loading...
Ilyushin Il-80 yang dijuluki pesawat kiamat Rusia. Satu dari empat pesawat Rusia tersebut disatroni para pencuri. Foto/REUTERS
A
A
A
MOSKOW - Kremlin pada hari Rabu (9/12/2020) membunyikan alarm atas pencurian peralatan sensitif dari "pesawat kiamat" Rusia yang dirancang untuk melindungi komando tertinggi dari efek ledakan nuklir.
Kementerian Dalam Negeri mengatakan polisi di kota selatan Taganrog telah diberitahu bahwa peralatan senilai 1 juta rubel telah dicuri dari sebuah pesawat Ilyushin Il-80 di sebuah lapangan udara. Ilyushin Il-80 dijuluki sebagai "pesawat kiamat" karena menjadi pusat komando untuk respons utama jika terjadi perang nuklir atau bencana dahsyat lain di Rusia. (Baca: Pencuri Gondol Peralatan Radio Pesawat "Hari Kiamat" Rusia )
Juru bicara Presiden Vladimir Putin, Dmitry Peskov, menggambarkan pelanggaran tersebut sebagai "situasi darurat". "Tindakan akan diambil untuk mencegah hal ini terjadi di masa depan," janji juru bicara Kremlin tersebut, seperti dikutip AFP.
Kementerian Dalam Negeri tidak merinci apa yang dicuri, tetapi mengatakan bahwa penyelidik telah dikirim ke tempat kejadian. Laporan lain dari media Rusia menyebut benda yang dicuri adalah peralatan radio khusus di pesawat tersebut.
Kota pelabuhan Taganrog, lebih dari 1.100 kilometer selatan Moskow, adalah rumah bagi Beriev Aircraft Company, sebuah perusahaan yang dikendalikan oleh negara.
Baik Kementerian Dalam Negeri dan Beriev menolak berkomentar ketika dihubungi oleh AFP. (Baca juga: Presiden Mesir dan Macron Berselisih soal Kartun Nabi Muhammad )
Dalam aksinya, para pencuri membuka palka kargo pesawat. Jejak sepatu dan sidik jari para pelaku ditemukan di dalam pesawat.
Kementerian Dalam Negeri mengatakan polisi di kota selatan Taganrog telah diberitahu bahwa peralatan senilai 1 juta rubel telah dicuri dari sebuah pesawat Ilyushin Il-80 di sebuah lapangan udara. Ilyushin Il-80 dijuluki sebagai "pesawat kiamat" karena menjadi pusat komando untuk respons utama jika terjadi perang nuklir atau bencana dahsyat lain di Rusia. (Baca: Pencuri Gondol Peralatan Radio Pesawat "Hari Kiamat" Rusia )
Juru bicara Presiden Vladimir Putin, Dmitry Peskov, menggambarkan pelanggaran tersebut sebagai "situasi darurat". "Tindakan akan diambil untuk mencegah hal ini terjadi di masa depan," janji juru bicara Kremlin tersebut, seperti dikutip AFP.
Kementerian Dalam Negeri tidak merinci apa yang dicuri, tetapi mengatakan bahwa penyelidik telah dikirim ke tempat kejadian. Laporan lain dari media Rusia menyebut benda yang dicuri adalah peralatan radio khusus di pesawat tersebut.
Kota pelabuhan Taganrog, lebih dari 1.100 kilometer selatan Moskow, adalah rumah bagi Beriev Aircraft Company, sebuah perusahaan yang dikendalikan oleh negara.
Baik Kementerian Dalam Negeri dan Beriev menolak berkomentar ketika dihubungi oleh AFP. (Baca juga: Presiden Mesir dan Macron Berselisih soal Kartun Nabi Muhammad )
Dalam aksinya, para pencuri membuka palka kargo pesawat. Jejak sepatu dan sidik jari para pelaku ditemukan di dalam pesawat.
Lihat Juga :