Indonesia Sambut Baik Kesepakatan Taliban dan Afghanistan

loading...
Indonesia Sambut Baik Kesepakatan Taliban dan Afghanistan
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan bahwa Indonesia menyambut baik kesepakatan awal untuk melanjutkan pembicaraan damai yang dicapai antara pemerintah Afghanistan dan Taliban. Foto/Kemlu RI
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan bahwa Indonesia menyambut baik kesepakatan awal untuk melanjutkan pembicaraan damai yang dicapai antara pemerintah Afghanistan dan Taliban . Kesepakatan itu dicapai kemarin.

"Indonesia menyambut baik kesepakatan yang merupakan langkah penting menuju perdamaian abadi di Afghanistan," ucap Retno saat menggelar konferensi pers virtual pada Kamis (3/12/2020).

Dia menuturkan, tahapan ini penting, karena memungkinkan tahapan berikutnya, dimana negosiasi isu substantif dapat dimulai. ( Baca juga: Pemerintah Afghanistan-Taliban Capai Kesepakatan Awal Pembicaraan Damai )

Retno mengatakan, Indonesia mendorong kedua pihak untuk terus melakukan interaksi secara konstruktif yang didasarkan pada niat baik dan upaya untuk mencari solusi bersama, agar negosiasi terhadap isu substantif dapat segera dimulai.



"Indonesia menggarisbawahi prinsip Afghan-owned, Afghan-led dan pentingnya proses perdamaian yang inklusif, termasuk peran ulama dan perempuan," ujarnya. ( Baca juga: Tentara Australia Minum Bir dari Kaki Palsu Pejuang Taliban )

"Indonesia berharap kedua pihak dapat segera membahas upaya-upaya mengakhiri kekerasan, antara lain dengan menerapkan jeda kemanusiaan atau humanitarian pause yang diharapkan dapat berlanjut dengan kesepakatan gencatan senjata yang permanen," sambungnya.

Diplomat senior Indonesia itu kemudian mengatakan, selain mengakhiri penderitaan rakyat Afghanistan, jeda kemanusiaan juga akan memungkinkan penanganan dampak pandemi Covid-19 di Afghanistan.



Dirinya menambahkan bahwa Indonesia akan terus berperan melalui Quint untuk mendukung proses perdamaian ini. "Indonesia juga berkomitmen terhadap upaya-upaya menciptakan perdamaian yang berkelanjutan dengan memberikan dukungan peningkatan kapasitas maupun dukungan dalam proses pembangunan Afghanistan termasuk pelibatan peran perempuan Afghanistan," tukansya.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top