Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan

Jum'at, 19 Juni 2026 - 14:37 WIB
loading...
Taliban Larang Warga...
Taliban melarang warga dan pejabat pemerintah Afghanistan menggunakan ponsel pintar. Foto/The Guardian
A A A
KABUL - Otoritas Taliban telah memerintahkan larangan menyeluruh terhadap penggunaan ponsel pintar (smartphone) oleh pejabat pemerintah dan warga Afghanistan. Menurut analis, ini menjadi pertanda pembatasan yang lebih luas oleh otoritas yang berkuasa tersebut.

Dalam arahan yang dikeluarkan oleh pengadilan militer Taliban dan ditinjau oleh The Guardian, Jumat (19/6/2026), larangan penggunaan ponsel pintar berlaku minggu ini untuk pejabat tinggi, pejabat rendah, jenderal mujahidin, atau pun staf layanan.

Baca Juga: Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah

Dalam satu video yang dipublikasikan secara online, seorang pejabat Taliban tampak membaca perintah larangan tersebut dari ponselnya sementara orang lain terlihat menghancurkan ponsel pintar.

Perintah tersebut menyatakan: “Jika ada yang menggunakannya, ponsel mereka akan dihancurkan, pelanggar akan dijatuhi hukuman menurut peraturan pemerintah maupun ketentuan syariah."

Ditambahkan bahwa setiap pengecualian memerlukan dekrit tertulis dari pemimpin tertinggi Taliban, Hibatullah Akhundzada.

Laporan media lokal dan sumber di dalam Afghanistan mengatakan bahwa larangan tersebut diterapkan secara “ad-hoc” – di beberapa daerah hanya menargetkan pejabat pemerintah, di beberapa kota dan provinsi meluas ke perempuan, warga sipil, pekerja medis, guru sekolah, dan siswa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perang Berlanjut, Pakistan...
Perang Berlanjut, Pakistan Klaim Bunuh 274 Pejuang Taliban, 400 Luka-luka
Konsumen Kini Utamakan...
Konsumen Kini Utamakan Garansi Bukan Cuma Spesifikasi saat Beli Ponsel
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
MNC Licensing Ajak Keluarga...
MNC Licensing Ajak Keluarga Merayakan Liburan Sekolah Bersama Shaun the Sheep Holiday in My Hometown di Pakuwon Mall Solo
Cara Seru Nonton Beragam...
Cara Seru Nonton Beragam Microdrama di V+Short, Bikin Ketagihan!
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
Berita Terkini
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved