Raja Salman dan Erdogan Sepakat Atasi Beragam Masalah Lewat Dialog
Minggu, 22 November 2020 - 04:04 WIB
loading...
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz bertemu Presiden Turki Tayyip Erdogan. Foto/REUTERS
A
A
A
ANKARA - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz dan Presiden Turki Tayyip Erdogan sepakat memperbaiki hubungan bilateral dan menyelesaikan berbagai masalah lewat dialog.
Kedua pemimpin itu berbicara melalui telepon menjelang konferensi tingkat tinggi (KTT) G20.
Kantor berita Saudi, SPA, melaporkan bahwa Raja Salman menelpon Erdogan untuk mengkoordinasikan berbagai upaya dalam kerangka kerja KTT G20 yang akan digelar pada 21-22 November.
Arab Saudi dan Turki telah berselisih selama beberapa tahun karena kebijakan luar negeri dan sikap terhadap kelompok politik Islam. Pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul pada 2018 turut meningkatkan ketegangan kedua negara. (Baca Juga: Raja Salman: G20 Tunjukkan Kekuatan Mitigasi Dampak Pandemi COVID-19)
Selama lebih dari setahun, beberapa pedagang Saudi dan Turki berspekulasi bahwa Arab Saudi sedang memberlakukan boikot tidak resmi atas impor dari Turki. (Lihat Infografis: Abdollah Roudaki, Kapal Perang Baru Iran untuk Pecundangi AS)
Kelompok bisnis terkemuka Turki mendesak Arab Saudi bulan lalu untuk meningkatkan hubungan perdagangan. (Lihat Video: Tampak Bugar, Inilah Video Alm. Ricky Yacobi Sebelum Bertanding)
"Presiden Erdogan dan Raja Salman sepakat menjaga saluran dialog tetap terbuka untuk memperbaiki hubungan bilateral dan mengatasi berbagai masalah," papar kantor kepresidenan Turki.
Kedua pemimpin itu berbicara melalui telepon menjelang konferensi tingkat tinggi (KTT) G20.
Kantor berita Saudi, SPA, melaporkan bahwa Raja Salman menelpon Erdogan untuk mengkoordinasikan berbagai upaya dalam kerangka kerja KTT G20 yang akan digelar pada 21-22 November.
Arab Saudi dan Turki telah berselisih selama beberapa tahun karena kebijakan luar negeri dan sikap terhadap kelompok politik Islam. Pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul pada 2018 turut meningkatkan ketegangan kedua negara. (Baca Juga: Raja Salman: G20 Tunjukkan Kekuatan Mitigasi Dampak Pandemi COVID-19)
Selama lebih dari setahun, beberapa pedagang Saudi dan Turki berspekulasi bahwa Arab Saudi sedang memberlakukan boikot tidak resmi atas impor dari Turki. (Lihat Infografis: Abdollah Roudaki, Kapal Perang Baru Iran untuk Pecundangi AS)
Kelompok bisnis terkemuka Turki mendesak Arab Saudi bulan lalu untuk meningkatkan hubungan perdagangan. (Lihat Video: Tampak Bugar, Inilah Video Alm. Ricky Yacobi Sebelum Bertanding)
"Presiden Erdogan dan Raja Salman sepakat menjaga saluran dialog tetap terbuka untuk memperbaiki hubungan bilateral dan mengatasi berbagai masalah," papar kantor kepresidenan Turki.
Lihat Juga :