Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Selasa, 21 Juli 2026 - 07:43 WIB
loading...
Kerajaan Arab Saudi marah atas pengumuman blokade maritim oleh kelompok Houthi Yaman terhadap Saudi. Foto/SPA
A
A
A
RIYADH - Kelompok Houthi Yaman mengumumkan pemberlakuan blokade maritim terhadap Kerajaan Arab Saudi. Pengumuman tersebut membuat Riyadh marah dan berjanji akan mengambil semua tindakan yang diperlukan.
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan dalam pernyataan yang disiarkan di stasiun televisi Al-Masirah milik kelompok tersebut bahwa "larangan navigasi maritim yang terkait dengan Arab Saudi telah berlaku sejak saat pernyataan ini dikeluarkan."
Baca Juga: Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Blokade ini akan mencegah kapal-kapal Arab Saudi melewati Selat Bab al-Mandeb untuk mengekspor energi dan barang lainnya.
Saree memperingatkan bahwa setiap eskalasi Arab Saudi akan dibalas dengan apa yang disebutnya sebagai "eskalasi yang komprehensif dan berat."
Pekan lalu, kelompok tersebut menuduh Arab Saudi melakukan serangan udara di bandara Sanaa. Mereka kemudian meluncurkan serangan rudal ke arah wilayah Arab Saudi, mengakhiri jede pertempuran selama bertahun-tahun.
Meskipun Riyadh tidak berkomentar mengenai tuduhan Houthi, pemerintah Yaman yang diakui secara internasional mengeklaim bertanggung jawab atas serangan di bandara Sanaa, dengan mengatakan bahwa mereka menargetkan bandara itu untuk mencegah pesawat Iran mendarat.
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan dalam pernyataan yang disiarkan di stasiun televisi Al-Masirah milik kelompok tersebut bahwa "larangan navigasi maritim yang terkait dengan Arab Saudi telah berlaku sejak saat pernyataan ini dikeluarkan."
Baca Juga: Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Blokade ini akan mencegah kapal-kapal Arab Saudi melewati Selat Bab al-Mandeb untuk mengekspor energi dan barang lainnya.
Saree memperingatkan bahwa setiap eskalasi Arab Saudi akan dibalas dengan apa yang disebutnya sebagai "eskalasi yang komprehensif dan berat."
Pekan lalu, kelompok tersebut menuduh Arab Saudi melakukan serangan udara di bandara Sanaa. Mereka kemudian meluncurkan serangan rudal ke arah wilayah Arab Saudi, mengakhiri jede pertempuran selama bertahun-tahun.
Meskipun Riyadh tidak berkomentar mengenai tuduhan Houthi, pemerintah Yaman yang diakui secara internasional mengeklaim bertanggung jawab atas serangan di bandara Sanaa, dengan mengatakan bahwa mereka menargetkan bandara itu untuk mencegah pesawat Iran mendarat.
Lihat Juga :