Rakyat Azerbaijan Rayakan Pembebasan Distrik di Nagorno Karabakh

Sabtu, 21 November 2020 - 10:55 WIB
loading...
Rakyat Azerbaijan Rayakan...
Warga Azerbaijan berbondong-bondong Jumat ke Alley of Martyrs di Ibu Kota merayakan pembebasan distrik Aghdam di Nagorno Karabakh. Foto/Anadolu
A A A
BAKU - Warga Azerbaijan berbondong-bondong Jumat ke Alley of Martyrs di ibu kota untuk memperingati para martir. Mereka juga merayakan pembebasan distrik Aghdam di Nagorno Karabakh , yang berada di bawah pendudukan ilegal Armenia selama hampir tiga dekade.

Penduduk mengunjungi Alley of Martyrs dengan memegang bendera Azerbaijan dan Turki saat angkatan bersenjata negara itu memasuki Aghdam di wilayah Karabakh setelah 27 tahun pendudukan.

Mereka menyanyikan lagu kebangsaan, meneriakkan slogan-slogan dan mengungkapkan emosi yang luar biasa bahwa pendudukan akhirnya telah berakhir.



Penduduk Aghdam - yang tinggal selama bertahun-tahun di berbagai kota di Azerbaijan sebagai pengungsi internal - dan yang lainnya meneteskan air mata saat tanah air leluhur mereka dibebaskan seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (21/11/2020).

Tentara Azerbaijan memasuki distrik itu sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata dengan Armenia yang ditengahi oleh Rusia pekan lalu.

Tentara Azerbaijan pertama-tama membersihkan jalan ke Aghdam dari ranjau dan kemudian memasuki kota dengan kendaraan lapis baja dan tank.(Baca juga: Pasukan Azerbaijan Masuki Distrik Pertama yang Diserahkan Armenia )

Rekaman yang diperoleh Anadolu menunjukkan tentara, yang pergi ke masjid setempat, membersihkan daerah sekitarnya dan mengibarkan bendera di masjid dan menaranya.

Kumandang adzan terdengar di masjid setempat di Aghdam untuk pertama kalinya dalam 27 tahun.

Pasukan Armenia menduduki 77% distrik di Nagorno Karabakh pada 1993, memaksa hampir 200.000 orang Azerbaijan mengungsi dari tanah air mereka.

Hubungan antara dua bekas negara republik Soviet, Azerbaijan dan Armenia, dipenuhi ketegangan sejak 1991 ketika militer Armenia menduduki Nagorno-Karabakh, juga dikenal sebagai Karabakh Atas, sebuah wilayah yang diakui sebagai bagian dari Azerbaijan, dan tujuh wilayah yang berdekatan.

Bentrokan meletus pada 27 September dan tentara Armenia terus menyerang warga sipil dan pasukan Azerbaijan, bahkan melanggar perjanjian gencatan senjata kemanusiaan selama 44 hari.

Baku membebaskan beberapa kota dan hampir 300 pemukiman dan desa dari pendudukan Armenia selama ini.

Pada 10 November, kedua negara menandatangani perjanjian yang ditengahi Rusia untuk mengakhiri pertempuran dan bekerja menuju resolusi yang komprehensif.(Baca juga: Armenia, Azerbaijan, Rusia Sepakat Akhiri Konflik Nagorno-Karabakh )

Gencatan senjata itu dipandang sebagai kemenangan Azerbaijan, dan kekalahan Armenia.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Ali Ungkap Kondisi Mencekam...
Ali Ungkap Kondisi Mencekam di Teheran sebelum Dievakuasi ke Indonesia via Azerbaijan
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved