Australia Jadi 'Korban' Kesuksesannya Berangus Covid-19

Minggu, 15 November 2020 - 20:16 WIB
loading...
Australia Jadi Korban...
Tehan menuturkan, dengan catatan baik menghadapi pandemi ini, permintaan bagi warga Australia dan siswa asing di luar negeri untuk kembali ke Australia melonjak tajam. Foto/REUTERS
A A A
CANBERRA - Menteri Pendidikan Australia , Dan Tehan menuturkan, Australia menjadi "korban" atas kesuksesannya dalam menghadapi pandemi Covid-19. Tehan menuturkan, dengan catatan baik menghadapi pandemi ini, permintaan bagi warga Australia dan siswa asing di luar negeri untuk kembali ke Australia melonjak tajam.

Australia menutup perbatasannya pada bulan Maret untuk semua orang, kecuali warga negara mereka dan pemegang status "permanent resident". Canberra juga telah membatasi entri dan memasukkan mereka yang diizinkan ke negara itu dalam karantina wajib selama dua minggu.

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison mengatakan, bahwa dengan semakin banyaknya warga Australia yang ingin kembali, tidak ada fasilitas karantina yang cukup untuk orang lain, seperti ribuan siswa internasional.

"Dengan apa yang terjadi dengan COVID-19 di bagian lain dunia, kami hampir menjadi korban dari kesuksesan kami sendiri di sini di Australia, dengan lebih banyak orang yang ingin kembali," kata Tehan. ( Baca juga: Epidemiolog Ingatkan Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Berakhir )

"Dalam batasan yang ada, prioritas harus diberikan kepada warga Australia yang kembali," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (15/11/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Penumpang Indonesia...
Penumpang Indonesia ke Australia Kini Bisa Nikmati Kelas Economy Plus di Qantas
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Eropa, Warga Prancis Berebut AC Murah hingga Rusuh
Rekomendasi
BEM Psikologi UI Sebut...
BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, MUI: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Berita Terkini
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved