Lebih dari 1.000 Orang Antre Makanan Gratis di Jenewa
Sabtu, 09 Mei 2020 - 23:34 WIB
loading...
A
A
A
Meski rata-rata pendapatan juga tinggi, bantuan itu berguna bagi warga yang harus berjuang memenuhi kebutuhan.
“Saya pikir banyak orang menyadari ini, tapi ini berbeda untuk melihatnya dengan mata kepala sendiri,” papar Silvana Matromatteo, kepala kelompok bantuan Geneva Solidarity Caravan.
“Kami memiliki orang yang menangis yang mengatakan ‘Ini tidak mungkin terjadi di negara saya’. Tapi itu di sini dan mungkin Covid-19 mengeluarkan semuanya dan ini bagus, karena kita akan mampu mengambil langkah untuk mendukung semua pekerja itu, karena mereka tetap pekerja,” ujar Matromatteo.
Kepala misi Doctors Without Borders Patrick Wieland menyatakan survei pekan lalu menunjukkan hanya setengah dari penerima makanan yang diwawancarai itu tidak berdokumen, lainnya memiliki status legal, warga Swiss atau pencari suaka.
“Di Jenewa, salah satu kota terkaya di dunia, selalu ada orang yang membutuhkan, terutama orang yang bekerja sebagai penjaga rumah, di pertanian, lokasi konstruksi dan perhotelan, dan mereka menemukan dirinya tiba-tiba tak memiliki pekerjaan karena Covid-19,” kata Wieland. (Baca Juga: HRW: Otoritas Arab Saudi Menahan Pangeran Faisal bin Abdullah)
“Saya pikir banyak orang menyadari ini, tapi ini berbeda untuk melihatnya dengan mata kepala sendiri,” papar Silvana Matromatteo, kepala kelompok bantuan Geneva Solidarity Caravan.
“Kami memiliki orang yang menangis yang mengatakan ‘Ini tidak mungkin terjadi di negara saya’. Tapi itu di sini dan mungkin Covid-19 mengeluarkan semuanya dan ini bagus, karena kita akan mampu mengambil langkah untuk mendukung semua pekerja itu, karena mereka tetap pekerja,” ujar Matromatteo.
Kepala misi Doctors Without Borders Patrick Wieland menyatakan survei pekan lalu menunjukkan hanya setengah dari penerima makanan yang diwawancarai itu tidak berdokumen, lainnya memiliki status legal, warga Swiss atau pencari suaka.
“Di Jenewa, salah satu kota terkaya di dunia, selalu ada orang yang membutuhkan, terutama orang yang bekerja sebagai penjaga rumah, di pertanian, lokasi konstruksi dan perhotelan, dan mereka menemukan dirinya tiba-tiba tak memiliki pekerjaan karena Covid-19,” kata Wieland. (Baca Juga: HRW: Otoritas Arab Saudi Menahan Pangeran Faisal bin Abdullah)
(sya)
Lihat Juga :