Kasus Virus Corona di Arab Saudi Melebihi 35.000

Jum'at, 08 Mei 2020 - 23:01 WIB
loading...
Kasus Virus Corona di...
Petugas keamanan berdiri di depan Kakbah di Masjidilharam yang kosong saat Ramadhan, di kota Mekkah, Arab Saudi, 5 Mei. Foto/REUTERS/SPA
A A A
RIYADH - Jumlah kasus virus corona di Arab Saudi melebihi 35.000 pada Jumat (8/5) saat kerajaan berupaya mengerem peningkatan jumlah infeksi baru.

Para pejabat melaporkan 1.701 kasus baru sehingga totalnya mencapai 35.432. Negara itu mencatat rata-rata terjadi 1.500 kasus baru selama pekan lalu.

Meski terjadi peningkatan jumlah kasus, korban meninggal masih relatif rendah. Jumlah korban meninggal bertambah 10 pada Jumat (8/5) menjadi 229.

“Arab Saudi pada Kamis (7/5) membentuk unit kepolisian khusus untuk memantau pelanggaran aturan lockdown virus corona dan melarang warga berkumpul lebih dari lima orang,” papar laporan kantor berita SPA, mengutip denda besar bagi para pelanggar aturan lockdown.

Denda hingga USD27.000 akan diterapkan pada kelompok lebih dari satu keluarga yang berkumpul di tempat publik dan tempat pribadi, termasuk di rumah, lokasi konstruksi dan toko.

Aturan sama diterapkan untuk pesta, pernikahan dan pemakaman.

Saudi mencatat infeksi pertama virus corona pada 2 Maret, beberapa pekan setelah wabah itu muncul di Asia. (Baca Juga: Bisnis Jepang Buka Lagi Saat Pemerintah Hendak Akhiri Status Darurat)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved