PM Malaysia Minta Raja Deklarasikan Status Darurat

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 20:01 WIB
loading...
PM Malaysia Minta Raja...
Raja Malaysia Sultan Abdullah. Foto/REUTERS
A A A
KUALA LUMPUR - Raja Malaysia Sultan Abdullah akan berkonsultasi dengan para sultan lainnya untuk membahas proposal Perdana Menteri (PM) Muhyiddin Yassin.

Pernyataan itu diungkapkan pihak istana kerajaan pada Sabtu (24/10) setelah sejumlah sumber menyatakan PM meminta raja mendeklarasikan status darurat.

“Muhyiddin bertemu raja pada Jumat (23/10) untuk menyajikan proposal darurat termasuk pembubaran parlemen,” ungkap sejumlah sumber pada Reuters.

Pemimpin oposisi Anwar Ibrahim menganggap tindakan PM itu bertujuan mempertahankan kontrol di tengah pertarungan kekuasaan. Saat ini Malaysia menghadapi berbagai masalah mulai dari kasus virus corona, ekonomi yang melemah dan keraguan pada kemampuan Muhyiddin memerintah mayoritas di parlemen dan mengesahkan anggaran 2021.

Istana tidak mengidentifikasi rekomendasi yang dibuat Muhyiddin, dan mengatakan raja akan segera mengadakan konsultasi dengan para penguasa Melayu lainnya. (Baca Juga: Pertahankan Aliansi Kunci, PM Malaysia Bahas Perombakan Kabinet)

"Sultan Abdullah sangat memahami perlunya pemerintah negara untuk terus mengatasi ancaman COVID-19," ungkap pernyataan istana. (Lihat Infografis: Putra Mahkota Saudi Akan Dibunuh Jika Normalisasi dengan Israel)

Para politisi oposisi mengatakan tidak ada alasan yang sah bagi pemerintah untuk memberlakukan keadaan darurat dan itu hanya untuk menghindari pertikaian di parlemen terkait dukungan yang dimiliki Muhyiddin. (Lihat Video: Prabowo: Lahan Berkurang, Apa Rakyat Mau Dikasih Makan Beton?)

Pemerintah dijadwalkan mengusulkan anggaran 2021 pada 6 November ketika parlemen berkumpul kembali awal bulan depan.



Ada pertanyaan apakah Muhyiddin dapat mengumpulkan mayoritas di parlemen untuk meloloskan anggaran sejak Anwar mengklaim dapat membentuk pemerintahan baru. Perdana menteri juga mendapat kecaman dari beberapa mitra koalisinya, yang akan menarik dukungan untuknya dan sebagai gantinya mendukung Anwar.

Kegagalan PM meloloskan anggaran akan dihitung sebagai mosi tidak percaya pada Muhyiddin dan bisa memicu pemilihan PM baru. Status darurat mungkin berarti proposal anggaran tidak dapat divoting.

Mantan PM dan anggota parlemen oposisi Mahathir Mohamad mengatakan tidak ada kerusuhan atau pelanggaran hukum dan ketertiban untuk membenarkan penerapan status darurat, yang akan memberikan kekuasaan tambahan kepada Muhyiddin.

“Dihadapkan dengan kemungkinan digulingkan, perdana menteri menginginkan kekuasaan dalam keadaan darurat,” ujar Mahathir dalam sebuah posting blog.

Harian Star melaporkan keadaan darurat yang diusulkan hanya akan mempengaruhi kegiatan politik, dan tidak akan ada jam malam atau dampak apapun pada kegiatan ekonomi.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved