Inggris Bisa Hancur Lebur karena Tak Memiliki Pertahanan Rudal Balistik
Minggu, 05 Januari 2025 - 17:17 WIB
loading...
Inggris bisa hancur lebur karena tak memiliki pertahanan rudal balistik. Foto/X/@peacemaket71
A
A
A
LONDON - Lubang pada pertahanan udara Inggris menimbulkan kekhawatiran di London dan seluruh blok NATO. Demikian dilaporkan The Times mengutip sumber pertahanan, yang menyoroti potensi kerentanan terhadap serangan rudal balistik.
Sebuah panel independen yang memimpin tinjauan pertahanan strategis yang ditugaskan oleh pemerintah Inggris dipahami “sangat prihatin” dengan keadaan perisai rudal negara itu, dan diharapkan untuk fokus pada kebutuhan untuk lebih banyak investasi di dalamnya, surat kabar Inggris melaporkan pada hari Sabtu.
Beberapa anggota blok militer yang dipimpin AS juga baru-baru ini menyatakan “rasa frustrasi” bahwa Inggris tidak cukup berkontribusi pada perisai pertahanan untuk melindungi Eropa dari kemungkinan serangan jarak jauh, artikel tersebut mencatat.
NATO akhir tahun ini akan meminta Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk secara signifikan meningkatkan pengeluaran untuk pertahanan udara berbasis permukaan (SBAD) guna mempertahankan infrastruktur penting Inggris, termasuk pembangkit listrik tenaga nuklir dan pangkalan militer, demikian prediksi laporan tersebut.
Baca Juga: UNIFIL dan Hizbullah Sudah Kehilangan Kesabaran dengan Israel
Sebuah panel independen yang memimpin tinjauan pertahanan strategis yang ditugaskan oleh pemerintah Inggris dipahami “sangat prihatin” dengan keadaan perisai rudal negara itu, dan diharapkan untuk fokus pada kebutuhan untuk lebih banyak investasi di dalamnya, surat kabar Inggris melaporkan pada hari Sabtu.
Beberapa anggota blok militer yang dipimpin AS juga baru-baru ini menyatakan “rasa frustrasi” bahwa Inggris tidak cukup berkontribusi pada perisai pertahanan untuk melindungi Eropa dari kemungkinan serangan jarak jauh, artikel tersebut mencatat.
NATO akhir tahun ini akan meminta Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk secara signifikan meningkatkan pengeluaran untuk pertahanan udara berbasis permukaan (SBAD) guna mempertahankan infrastruktur penting Inggris, termasuk pembangkit listrik tenaga nuklir dan pangkalan militer, demikian prediksi laporan tersebut.
Baca Juga: UNIFIL dan Hizbullah Sudah Kehilangan Kesabaran dengan Israel
Lihat Juga :