Penyebab Jatuhnya Jet Tempur F-35 AS di Eglin, dari Software hingga Helm

Kamis, 08 Oktober 2020 - 09:09 WIB
loading...
A A A
Laporan tersebut tidak membahas tindakan korektif atau pembatasan keselamatan penerbangan akibat kecelakaan tersebut. Angkatan Udara dan Lockheed Martin merujuk semua pertanyaan ke Kantor Program Gabungan F-35, yang tidak segera memberikan komentar. Komando Pendidikan dan Pelatihan Udara tidak segera menanggapi pertanyaan.

Kecelakaan itu terjadi pada akhir misi malam di mana pilot, seorang instruktur, sedang melatih seorang siswa tentang teknik pertempuran udara. Menurut laporan tersebut saat kembali ke pangkalan, ia menetapkan speed hold berlebih pada 202 knot—yang menurut investigasi adalah "bukan manuver resmi"—dan sudut serang dangkal 5,2 derajat, bukannya 13 derajat yang diinginkan. Pilot gagal melepaskan speed hold pada waktu yang tepat, dan tidak ada "peringatan yang terdengar" untuk konfigurasi berbahaya ini. (Baca: Qatar Layangkan Permintaan Resmi Boyong Jet Tempur F-35 AS )

Jet tempur mendarat hampir secara bersamaan di semua roda pendaratan dengan kekuatan sedemikian rupa sehingga roda depan didorong kembali ke atas, menyebabkan jet kembali mengudara. Saat pilot mencoba memulihkan diri, jet dan pilot tidak sinkron karena "beberapa input kontrol penerbangan yang saling bertentangan".

Perangkat lunak (software) kontrol menjadi jenuh dan tidak responsif, dan akhirnya membiaskan permukaan kontrol penerbangan ke arah hidung ke bawah, ketika pilot akan melakukan pembakaran dan mencoba untuk menaikkan hidung dan mendapatkan ketinggian.

“Merasa bingung, tidak berdaya dan diabaikan, pilot itu mengeluarkan suara," bunyi laporan investigasi, seperti dikutip Air Force Magazine, Rabu (7/10/2020).

Penyelidikan menetapkan bahwa tiga detik masukan pilot tidak cukup waktu untuk mengatasi kejenuhan itu dan sistem kontrol penerbangan gagal mengarahkan kembali pesawat untuk berputar-putar. Seluruh kecelakaan terjadi dalam waktu lima detik sejak touchdown awal. (Baca juga: Israel Ketakutan Jika AS Benar-benar Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke UEA )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved