Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah

Senin, 27 Juli 2026 - 09:06 WIB
loading...
Jenderal Iran: Negara-negara...
Iran menyatakan negara-negara di seluruh dunia yang membantu agresi AS akan menjadi target sah pembalasan. Foto/Tasnim News Agency
A A A
TEHERAN - Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Brigadir Jenderal Hossein Mohebbi memperingatkan negara-negara di seluruh dunia yang membantu Amerika Serikat (AS) dalam perang melawan Iran akan menjadi target sah untuk pembalasan. Untuk itu, dia mendesak negara mana pun untuk tidak mendukung agresi Washington.

“Negara mana pun—baik Inggris, negara-negara Teluk Persia, atau lainnya—jika mereka mendukung AS dalam perang, mereka akan menjadi target sah kami,” kata Mohebbi.

Baca Juga: AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara

"Baru-baru ini, pesawat pengebom B-1 AS menggunakan pangkalan udara di Inggris. Jika mereka bekerja sama, mereka akan menjadi target pasti dan sah bagi kami," lanjut jenderal IRGC tersebut.

Inggris menjadi salah satu pusat utama perang AS-Israel melawan Iran awal tahun ini, berfungsi sebagai titik persiapan untuk serangan strategis AS. Namun, London menolak untuk memberikan akses ke pangkalan-pangkalan tersebut menjelang serangan awal Amerika, yang semakin memicu ketegangan antara Perdana Menteri saat itu, Keir Starmer, dan Presiden AS Donald Trump—yang menyesalkan apa yang dianggapnya sebagai dukungan yang tidak memadai dari sekutu dekatnya.

AS dan Iran telah saling melancarkan serangan balasan selama dua minggu terakhir setelah runtuhnya gencatan senjata sementara awal bulan ini. Meski demikian, konflik mereda sejak Sabtu pekan lalu.

Selama konflik, Pentagon sebagian besar berfokus pada target di seluruh Iran selatan dan tengah, sementara Teheran telah menyerang instalasi militer AS di seluruh wilayah Timur Tengah.

Permusuhan tersebut telah mengganggu lalu lintas maritim melalui Selat Hormuz, dan sejumlah kapal dagang telah terkena serangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
AS Pertimbangkan Operasi...
AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Profil dan Harta Kekayaan...
Profil dan Harta Kekayaan Perry Warjiyo yang Mundur dari Gubernur BI
Kemenham Kecam Tewasnya...
Kemenham Kecam Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali: Dorong Anak Korban Dapat Perlindungan Negara
Guru Besar Ilmu Hukum...
Guru Besar Ilmu Hukum Tolak Ide Dedi Mulyadi soal Sayembara Tangkap Begal
Berita Terkini
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
Pengemudi Mobil yang...
Pengemudi Mobil yang Tabraki Pawai LGBTQ Berlin Ditembak Mati, Namanya Abdul Ballout
AS Pertimbangkan Operasi...
AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved