Xi Jinping dan Krisis Komando PLA: Kasus Zhang Youxia Ungkap Konflik Internal China

Kamis, 29 Januari 2026 - 08:19 WIB
loading...
A A A
Saat itu Zhang, bersama Zhang Shengmin yang kala itu menjabat sebagai “algojo disiplin", terlihat sebagai pihak yang menjalankan mandat Presiden China Xi Jinping.

“Lalu mengapa Zhang kini justru disingkirkan? Alasannya kemungkinan merupakan campuran mematikan dari berbagai faktor, dan apa yang benar-benar terjadi di balik layar mungkin tidak akan pernah sepenuhnya terungkap. Namun, beberapa asumsi rasional dapat diajukan,” ungkap Saxena.

Pertama, Zhang pernah memimpin EDD sebelum Li Shangfu. Jika Li terbukti melakukan korupsi besar-besaran, maka Zhang setidaknya dapat dianggap terlibat atau dengan sengaja menutup mata.

Mempromosikan orang dekat seperti Li ke posisi menteri pertahanan, yang kemudian menjadi beban akibat praktik korupsi saat memimpin EDD, merupakan kegagalan penilaian yang tidak dapat dimaafkan bagi sebuah militer yang berambisi menjadi kekuatan tempur “kelas dunia".

“Terlebih, salah kelola Li di EDD diduga menjadi pemicu rangkaian penyelidikan dan pembersihan di tubuh PLARF serta perusahaan-perusahaan BUMN pertahanan,” tutur Saxena.

Masalah ini juga berkaitan dengan perbedaan pandangan strategis. Ketika PLA semakin berfokus pada kekuatan laut dan rudal sebagai persiapan menghadapi skenario Taiwan, latar belakang Zhang di Angkatan Darat, serta pengalamannya dalam Perang Vietnam yang brutal, bisa saja membuatnya bertentangan dengan agenda modernisasi Xi.

“Hal yang mungkin paling menentukan adalah faktor personal, dan dalam politik China, urusan personal selalu bersifat politis. Zhang dan Xi memiliki hubungan lama sejak masa ketika ayah mereka sama-sama pejuang revolusioner,” sebut Saxena.

"Jenderal Schrodinger"


Namun, dalam iklim politik China saat ini, upaya Zhang untuk menantang Xi, baik dengan membongkar faksi pejabat senior yang berorientasi Taiwan, maupun dengan membangun pengaruh politik dan menutupi korupsi, jelas tidak akan diterima oleh sosok yang kerap disebut sebagai “ketua dari segala ketua".

Xi hampir tidak pernah merespons positif kemunculan pusat kekuasaan alternatif. Dugaan kurangnya kepatuhan Zhang juga tercermin dalam dakwaan Harian Rakyat (People’s Daily), yang menuduhnya “menginjak-injak” sistem tanggung jawab Ketua CMC serta prinsip kepemimpinan mutlak Partai atas militer. Selain itu, kasus Zhang ditangani langsung oleh Komite Sentral Partai Komunis China (CPC), bukan oleh Komisi Pusat Inspeksi Disiplin (CCDI).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
Jangan Sepelekan! Ini...
Jangan Sepelekan! Ini Keutamaan Berjalan Kaki ke Masjid Saat Salat Jumat
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Berita Terkini
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved