Trump Takut Dimakzulkan, Wanti-wanti Partai Republik Jangan Kalah Pemilu Paruh Waktu

Rabu, 07 Januari 2026 - 10:26 WIB
loading...
Trump Takut Dimakzulkan,...
Presiden AS Donald Trump. Foto/x
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump memperingatkan Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) bahwa, jika partai tersebut gagal memenangkan mayoritas dalam pemilihan paruh waktu November mendatang, ia akan dimakzulkan.

Berbicara kepada para legislator di pertemuan Partai Republik di Washington, DC, pada hari Rabu (7/1/2026), Trump menekankan pentingnya mempertahankan kendali atas lembaga tersebut, di mana partainya memiliki mayoritas yang sangat tipis.

“Anda harus memenangkan pemilihan paruh waktu karena, jika kita tidak memenangkan pemilihan paruh waktu, itu hanya akan menjadi—maksud saya, mereka akan menemukan alasan untuk memakzulkan saya,” ujar presiden AS itu. “Saya akan dimakzulkan.”

Dewan Perwakilan Rakyat dapat memakzulkan presiden dan pejabat lainnya karena pelanggaran, termasuk “pengkhianatan, penyuapan, atau kejahatan dan pelanggaran berat lainnya”.

Presiden yang dimakzulkan kemudian akan diadili di Senat, yang dapat menghukum dan mencopotnya dari jabatan dengan suara dua pertiga.

Seluruh 435 kursi DPR akan diperebutkan pada bulan November, begitu pula 33 posisi di Senat.

Anggota DPR dipilih di distrik-distrik yang digambar oleh negara bagian sesuai dengan ukuran populasi mereka. Senator dipilih dalam pemilihan di seluruh negara bagian.

Trump telah mendorong negara-negara bagian yang dikendalikan Partai Republik untuk mengesahkan peta distrik kongres baru yang akan menguntungkan partai sayap kanan —strategi yang dikenal sebagai gerrymandering, yang menurut para kritikus pada dasarnya tidak demokratis.

Texas, Missouri, dan Carolina Utara telah mengesahkan penataan ulang distrik untuk meningkatkan kandidat Partai Republik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Berita Terkini
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved