Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Minggu, 19 Juli 2026 - 07:12 WIB
loading...
Presiden Donald Trump sedih setelah 2 tentara AS tewas di Yordani akibat serangan rudal dan drone Iran. Foto/White House
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan kematian dua anggota militer AS dalam serangan rudal dan drone Iran di Yordania pada hari Jumat adalah hal yang sangat menyedihkan. Kematian dua tentara tersebut menambah daftar korban tewas di pihak pasukan Amerika menjadi 16 personel sejak perang AS-Israel melawan Iran pecah akhir Februari lalu.
“Kami sangat menyesalkan hal itu terjadi. Itu adalah pengabdian kepada negara kita,” kata Trump kepada NewsNation, yang dilansir Minggu (19/7/2026).
Baca Juga: Pentagon: Serangan Rudal Iran Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Lainnya Hilang
Trump juga mengatakan bahwa AS tidak akan pernah mengizinkan Iran untuk memperoleh senjata nuklir.
Menteri Perang AS Pete Hegseth juga telah bereaksi terhadap kematian dua anggota militer AS di Yordania. “Pengorbanan mereka hanya memperkuat tekad kita,” kata Hegseth dalam sebuah unggahan di X.
Menurut data resmi terbaru yang diterbitkan oleh Sistem Analisis Korban Pertahanan (DCAS) Pentagon, total tentara AS yang tewas dalam perang melawan Iran sejak akhir Februari mencapai 16 personel. Lebih dari 430 personel lainnya terluka.
Angka-angka berbasis data yang diperbarui ini menyoroti kerugian yang terus-menerus dan besar yang diderita pasukan AS yang beroperasi di seluruh Timur Tengah saat konflik multi-domain memasuki bulan kelima.
“Kami sangat menyesalkan hal itu terjadi. Itu adalah pengabdian kepada negara kita,” kata Trump kepada NewsNation, yang dilansir Minggu (19/7/2026).
Baca Juga: Pentagon: Serangan Rudal Iran Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Lainnya Hilang
Trump juga mengatakan bahwa AS tidak akan pernah mengizinkan Iran untuk memperoleh senjata nuklir.
Menteri Perang AS Pete Hegseth juga telah bereaksi terhadap kematian dua anggota militer AS di Yordania. “Pengorbanan mereka hanya memperkuat tekad kita,” kata Hegseth dalam sebuah unggahan di X.
Menurut data resmi terbaru yang diterbitkan oleh Sistem Analisis Korban Pertahanan (DCAS) Pentagon, total tentara AS yang tewas dalam perang melawan Iran sejak akhir Februari mencapai 16 personel. Lebih dari 430 personel lainnya terluka.
Angka-angka berbasis data yang diperbarui ini menyoroti kerugian yang terus-menerus dan besar yang diderita pasukan AS yang beroperasi di seluruh Timur Tengah saat konflik multi-domain memasuki bulan kelima.
Lihat Juga :