Spanyol Kewalahan Terima 2,3 juta Permohonan Kewarganegaraan, Ada Apa Gerangan?

Rabu, 03 Desember 2025 - 21:50 WIB
loading...
Spanyol Kewalahan Terima...
Jutaan orang mengajukan permohonan kewarganegaraan Spanyol. Foto/X/@jmartinezmoran
A A A
MADRID - Spanyol menerima lebih dari 2,3 juta permohonan kewarganegaraan dari keturunan orang-orang yang melarikan diri dari negara itu selama pemerintahan diktator Francisco Franco. Itu menyebabkan membanjiri layanan konsulernya di seluruh dunia.

Lebih dari 1 juta orang telah resmi mengajukan permohonan kewarganegaraan Spanyol melalui Undang-Undang Memori Demokratis sejak program ini diluncurkan pada Oktober 2022, dengan 1,3 juta janji temu lainnya yang belum dapat mereka hadiri karena antrean panjang, menurut Dewan Umum Kewarganegaraan Spanyol di Luar Negeri (CGCEE).

Spanyol Kewalahan Terima 2,3 juta Permohonan Kewarganegaraan, Ada Apa Gerangan?

1. Dipicu Undang-Undang Cucu

Spanyol telah menyetujui sekitar setengah dari 1 juta kasus yang diproses sejauh ini, dan hanya menolak 2%. Banyak kasus masih menunggu pendaftaran akhir.

Program ini, yang dikenal sebagai "Undang-Undang Cucu", menghasilkan hampir lima kali lebih banyak permohonan dibandingkan Undang-Undang Memori Sejarah Spanyol tahun 2007, yang menerima 503.439 permohonan.

Melansir Euro News, Undang-Undang Memori Demokratis bertujuan untuk mengatasi ketidakadilan historis dengan memberikan kewarganegaraan Spanyol kepada keturunan orang-orang yang dipaksa meninggalkan Spanyol antara tahun 1936 dan 1978 selama Perang Saudara Spanyol dan kediktatoran Franco.

Undang-undang ini awalnya memberi pelamar waktu dua tahun untuk mendaftar, dan kemudian diperpanjang menjadi tiga tahun. Batas waktu pendaftaran ditutup pada 21 Oktober.

Yang memenuhi syarat termasuk anak dan cucu warga Spanyol yang kehilangan kewarganegaraan karena pengasingan politik, ideologis, atau agama, atau karena orientasi seksual mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Spanyol Panggil Dubes...
Spanyol Panggil Dubes Israel Terkait Pencegatan Armada Gaza
Sering Dikritik Spanyol,...
Sering Dikritik Spanyol, AS Ancam Tangguhkan Keanggotaan Negeri Matador di NATO
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Tegang dengan AS, Negara...
Tegang dengan AS, Negara NATO Ini Merapat ke China
Bukan Negara Muslim,...
Bukan Negara Muslim, tapi Justru Dihukum Israel karena Kecam Kebrutalan Zionis
Spanyol Tutup Wilayah...
Spanyol Tutup Wilayah Udaranya untuk Pesawat AS yang Terlibat Perang Lawan Iran
Hujan Tak Surutkan Antusiasme...
Hujan Tak Surutkan Antusiasme Warga Sambut Prabowo di Bandung
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved