Sering Dikritik Spanyol, AS Ancam Tangguhkan Keanggotaan Negeri Matador di NATO

Sabtu, 25 April 2026 - 10:19 WIB
loading...
Sering Dikritik Spanyol,...
PM Spanyol Pedro Sanchez. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dilaporkan sedang mempertimbangkan langkah-langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menghukum anggota NATO yang diyakini gagal mendukung perang AS melawan Iran. Kabar itu menurut laporan Reuters pada hari Jumat (24/4/2026), mengutip email internal Pentagon.

Opsi tersebut dikatakan termasuk kemungkinan penangguhan keanggotaan Spanyol dari blok tersebut, menurut media tersebut.

Dokumen tersebut, yang dilaporkan beredar di tingkat tinggi di Departemen Perang, mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap anggota NATO Eropa yang menolak akses AS ke pangkalan dan wilayah udara mereka selama perang yang dimulai pada akhir Februari, kata seorang pejabat Amerika yang mengetahui dokumen tersebut kepada Reuters.

Di antara langkah-langkah yang sedang dipertimbangkan adalah menangguhkan negara-negara "sulit" dari posisi kunci di dalam blok tersebut, serta mencabut sementara keanggotaan NATO Spanyol.

Meskipun mengakui langkah tersebut akan berdampak terbatas pada operasi militer AS, email Pentagon berpendapat hal itu akan memiliki bobot simbolis yang signifikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 2: Hancurnya Rumah Tangga Mila, Jaka Terpojok!
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Berita Terkini
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved