Tegang dengan AS, Negara NATO Ini Merapat ke China

Senin, 13 April 2026 - 08:49 WIB
loading...
Tegang dengan AS, Negara...
PM Spanyol Pedro Sanchez (kiri) kunjungi China untuk memperkuat hubungan perdagangan di tengah ketegangan Spanyol dengan AS. Foto/via China Daily
A A A
BEIJING - Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez memulai kunjungan tiga harinya ke China hari ini (13/4/2026), dengan tujuan memperkuat hubungan perdagangan dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut. Langkah PM negara NATO itu terjadi di tengah ketegangan dengan Amerika Serikat (AS).

Kunjungan ini menandai kunjungan keempat Sanchez ke China dalam empat tahun terakhir, di mana dia berupaya memposisikan Spanyol sebagai jembatan utama antara China dan Uni Eropa yang beranggotakan 27 negara.

Baca Juga: Negara NATO Ini Tutup Wilayah Udaranya untuk Pesawat AS yang Bombardir Iran

Spanyol telah bersitegang dengan AS di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump. Kebijakan luar negeri Trump yang tak bisa diprediksi dan pengenaan tarif telah menimbulkan kekhawatiran di antara sekutu Eropa NATO.

Para pemimpin dari Inggris, Kanada, dan Jerman baru-baru ini mengunjungi Beijing, dan Trump diperkirakan akan melakukan perjalanan ke sana pada Mei mendatang.

Trump pada bulan lalu mengancam akan memangkas perdagangan dengan Spanyol setelah negara itu menolak penggunaan pangkalan militernya untuk serangan AS terhadap Iran, mitra ekonomi utama Beijing.

Sumber pemerintah Spanyol mengatakan tujuan utama kunjungan PM Sanchez ini adalah untuk mengamankan akses pasar yang lebih besar, khususnya untuk barang-barang pertanian dan industri, dan untuk menjajaki usaha patungan di sektor teknologi.

Sanchez juga diharapkan menggunakan kunjungan ini untuk menarik investor baru bagi ekonomi terbesar keempat di zona euro dan untuk mendapatkan akses ke bahan baku penting China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
AS Serang Iran, Ledakan...
AS Serang Iran, Ledakan Hebat Terdengar di Bandara Abbas hingga Pulau Qeshm
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Membunuhnya Sejak Lama: Saya Jadi Target
Rekomendasi
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
Berita Terkini
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved