Spanyol Kewalahan Terima 2,3 juta Permohonan Kewarganegaraan, Ada Apa Gerangan?

Rabu, 03 Desember 2025 - 21:50 WIB
loading...
A A A
Undang-undang ini juga mencakup anak-anak perempuan Spanyol yang kehilangan kewarganegaraan karena menikah dengan orang asing sebelum Konstitusi Spanyol 1978, dan anak-anak dewasa dari orang-orang yang memperoleh kewarganegaraan Spanyol berdasarkan Undang-Undang Memori Sejarah 2007.

Lonjakan aplikasi sebelum batas waktu Oktober melampaui semua perkiraan dan kapasitas konsuler. Pihak berwenang Spanyol mengadopsi interpretasi yang fleksibel, menerima aplikasi dari siapa pun yang meminta janji temu daring sebelum batas waktu, meskipun mereka belum menyerahkan dokumen.

Sumber yang terlibat dalam proses ini mengakui bahwa dengan tingkat pemrosesan saat ini, beberapa pelamar dapat menunggu hingga puluhan tahun. Pelamar lanjut usia mungkin tidak akan hidup untuk melihat kasus mereka diselesaikan.

Baca Juga: Politikus Muslim Ini Kecam Trump yang Sebut Imigran Somalia sebagai Sampah

2. Argentina Mendominasi Aplikasi

Argentina menyumbang hampir 40% aplikasi — sekitar 1 juta termasuk mereka yang masih menunggu janji temu. Konsulat Buenos Aires sendiri menerima 645.000 aplikasi, diikuti oleh Córdoba dengan 125.000.

Konsulat lain yang terdampak parah antara lain Havana (350.000), Mexico City (165.000), São Paulo (150.000), Miami (120.000), dan Caracas (40.000), menurut data CGCEE.

Undang-undang tersebut menetapkan dua jalur menuju kewarganegaraan Spanyol. Jalur pertama, yang dirancang sebagai reparasi historis, memberikan manfaat bagi anak dan cucu dari para pengungsi dan korban kediktatoran Franco. Bagi mereka yang beremigrasi antara tahun 1936 dan 1955, undang-undang tersebut secara otomatis mengasumsikan status pengasingan, hanya memerlukan bukti keberangkatan, seperti paspor atau catatan sipil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Spanyol Panggil Dubes...
Spanyol Panggil Dubes Israel Terkait Pencegatan Armada Gaza
Sering Dikritik Spanyol,...
Sering Dikritik Spanyol, AS Ancam Tangguhkan Keanggotaan Negeri Matador di NATO
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Tegang dengan AS, Negara...
Tegang dengan AS, Negara NATO Ini Merapat ke China
Bukan Negara Muslim,...
Bukan Negara Muslim, tapi Justru Dihukum Israel karena Kecam Kebrutalan Zionis
Pemain Timnas Inggris...
Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon Dikeroyok Media Spanyol
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
OTT Bupati Kuansing,...
OTT Bupati Kuansing, KPK Sita Pajero Sport dan Transaksi Cicilan Land Cruiser
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved